Ustad Hasan al Banjari, Perjuangan Tegakkan Khilafah Memiliki Landasan Syar’i

Kalimantan Utara, (shautululama ), Forum Multaqo Ulama Aswaja Kalimantan kembali menggelar acara besar, yang kali ini mengundang para ulama, tuan guru, _kyai_, para pengasuh pesantren atau majelis taklim se-Kalimantan, untuk menyampaikan nasihat dan seruan kepada para pemegang amanah di negeri ini.

Acara yang mengangkat tema “Peran Strategis Ulama Cinta Negeri, Selamatkan Umat dari Bencana Melanda Negeri, Waspada Adu Domba Umat, Tolak Kezaliman, Terapkan Islam Kafah” ini, dialirkan secara langsung kanal YouTube Ulama Gurunda TV, Ahad (21/02/2021), bertepatan dengan 9 Rajab 1442 H.

Pada bulan yang sama di 100 tahun yang lalu, tepatnya 28 Rajab 1342 H, terjadi keruntuhan Khilafah Turki Usmani, sebuah peristiwa yang membuat sedih umat Islam di seluruh dunia, karena kehilangan pemimpinnya.

Hal inilah yang dijadikan topik bahasan multaqo kali ini, oleh Ustaz Hasan Al Banjari, ulama dari Kalimantan Utara, yang berkesempatan menjadi salah satu pembicara.

Beliau menegaskan, setelah keruntuhan sistem pemerintahan khilafah, maka tugas para ulama adalah berjuang untuk menegakkannya kembali.

“Perjuangan untuk menegakkan kembali khilafah ini memiliki landasan secara _syar’i_, baik dari dalil Alquran, Alhadis, dan juga dari ijmak sahabat,” jelas Ust. Hasan Al Banjari.

Selain itu tambah beliau, 4 imam mahzab juga telah bersepakat, bahwasanya mengangkat seorang khalifah itu adalah sebuah kewajiban.

“Tegaknya khilafah merupakan _wa’dullah_ (janji Allah, red) dan juga _bisyarah_ (kabar gembira, red) Nabi Muhammad saw.,” urai Ust. Hasan Al Banjari.

Sebagai penutup, beliau juga menyerukan kepada seluruh pemimpin umat, agar menjadi garda terdepan dalam perjuangan menegakkan kembali khilafah di muka bumi ini.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …