Kyai Syah Alam Ridwan, Purwakarta: Jangn Mudah Percaya Pada Iming-iming Pembenci Islam

Purwakarta, (shautululama) – Acara Multaqo Ulama Aswaja Bekasi Karawang Purwakarta, pada hari Ahad 9 Shafar 1442 H / 27 September 2020, alhamdulillah terselenggara dengan baik. dengan tema TOLAK SERTIFIKASI DA’I UPAYA MENGKAMBINGHITAMKAN ISLAM DAN DAKWAH ISLAM UNTUK TUTUPI CARUT MARUT PENANGANAN PANDEMI COVID 19, DAN KETIDAKSIAPAN HADAPI RESESI,

KH Syah Alam Ridwan salah satu pembicara dalam qoul ulamanya, menyampaikan bahwa, dalam dakwah ini kita tidak boleh bosan atau putus asa walaupun hanya dilakukan oleh segelintir orang saja namun dengan keistiqamahan bisa mengalahkan sesuatu yang dianggap kuat. Laksana air yang dianggap lemah melawan batu yang keras, namun kalau dilakukan secara terus-menerus maka yang lemah bisa mengalahkan yang keras.

Amal atau pekerjaan yang terbaik itu adalah yang paling awam, maka kita jangan bosan-bosan menyampaikan kepada saudara kita untuk berhenti menyampaikan kebenaran.
Pengasuh pondok pesantren al Islam Purwakarta ini juga menyampaikan saat ini muncul ujaran-ujaran yang mengandung kebencian kepada Islam dan Umat Islam sehingga Khilafah disalahkan, Ulama, santri, bahkan cadar, semua diiopinikan negatif, sampai hafidz, good looking, sungguh aneh.

Semua ini sudah disampaikan oleh Allah dalam Al Qur’an, Surat Ali Imran : 38

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ

Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi.

Jadi kebencian yang ada dalam hati mereka, lebih besar dari apa yang keluar dari mulut-mulut mereka. Kebencian-kebencian mereka ini seperti kebencian Syaithan kepada Adam. Dengan kebencian ini Syaithan itu membuka 99 pintu kebaikan untuk mencapai satu kejahatan.

إن الشيطان ليفتح للعبد تسعة وتسعين بابا من الخير يريد به بابا من الشر

“Sesungguhnya setan membukan 99 pintu kebaikan, untuk menjerumuskan orang ke dalam satu pintu keburukan.” (Talbis Iblis, hlm. 51).

Sehingga Umat Islam jangan tergiur dengan kebaikan-kebaikan yang diberikan oleh orang-orang yang membenci Islam, seperti da’i yang bersertifikat, bantuan-bantuan, dan iming-iming dan banyak contoh lagi kebaikan yang mereka buat untuk umat Islam, Semua ini harus kita tolak karena hakekatnya itu kebencian. Umat Islam jangan mudah percaya dengan semua iming-iming, omong-omong dari mereka yang membenci Islam.

Sebagai penutup beliau berpesan kepada para mujahid, pejuang dan da’i jangan takut dengan semua ancaman seperti penjara dll karena sudah menjadi sunnatullah para ulama dipenjara, seperti Imam Nawawi, para Ulama Mujtahid karena Allah menjajikan syurga karena harta dan jiwa mereka telah dibeli oleh Allah SWT. Menjaga jiwa itu wajib namun menjaga agama lebih penting lagi karena untuk menjaga agama kita bisa mengorbankan jiwa. Semoga kita semua diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk berjuang sampai hari qiamat dan dilanjutkan oleh anak-anak dan generasi kita.[AF]

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Pernyataan Sikap Multaqa Ulama Bandung, Tolak Permendibudristek No. 30 Tahun 2021, Ganti Dengan Aturan Islam

Bandung, (shautululama) – Multaqo Ulama Aswaja Bandung, Sabtu, 27 november 2021 diselenggarakan secara daring via zoom …