Warga Jatinagor – Sumedang, Sudah Rayakan Idul Fitri 1440H Selasa 4 Juni 2019, Berdasarkan Rukyat Global

Jatinangor, Sumedang, (shautlululama) – Bertempat di Lapangan Pondok Pesantren Darul Bayan. Pelaksanaan shalat Idul Fitri dipimpin oleh imam KH. Ali Bayanullah, al-hafidz. Kemudian bertindak selaku Khatib Ustadz Jeni Anwar Abdul Jabbar. Prosesi ibadah shalat Idul Fitri 1440 H diikuti ratusan jamaah yang berasal dari kalangan masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa kampus kawasan Jatinangor.

Dalam khutbah Idul Fitri, Ustadz Jeni Anwar selaku khatib menyampaikan bahwa pada momen hari raya ini, sudah sepantasnya kita memperbanyak takbir, tahlil dan tahmid karena kita tengah merayakan hari kebahagiaan dan kemenangan. Setelah selama satu bulan bertarung melawan hawa nafsu dan berbagai ujian.

Namun, disisi lain, secara faktual kondisi kaum Muslimin, baik di negeri ini maupun dibanyak belahan dunia lain, masih dalam keadaan tersingkir dan Terpinggirkan.

Beliau juga mengingatkan bahwa sesungguhnya Idul Fitri lebih layak dirayakan oleh Mukmin yang puasanya melahirkan takwa. Tentu bukan takwa yang pura-pura. Sekadar demi citra. Namun, Takwa yang paripurna. Takwa yang sebenarnya _(haqqatuqâtih)._

Takwa yang diwujudkan tidak hanya dalam ranah individu belaka, tetapi juga pada ranah masyarakat dan negara. Inilah yang bisa disebut sebagai “ketakwaan kolektif”.

Ketakwaan kolektif ini hanya bisa diwujudkan dalam institusi negara yang menerapkan syariah Islam secara kâffah.

Institusi negara itu tidak lain adalah Khilafah ala minhajan-nubuwwah. Khilafah yang pernah dipraktikan secara nyata oleh Khulafaur Rasyidin.

Selain wajib, kembalinya Khilafah adalah janji Allah SWT dan kabar gembira yang disampaikan Rasulullah saw. (rozyArkom)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *