Ustadz Taufiq Rohman, S.Pd.I, Kaum Muslimin Wajib Bersatu di Bawah Kepemimpinan Seorang Imam (Khalifah)

Pasuruan, Jatim (shautululama) – Kaum muslimin yang terpasung saat ini wajib membebaskan diri dari kerangkeng-kerangkeng palsu bernama negara-negara bangsa. Kaum muslimin pun wajib bersatu di bawah kepemimpinan seorang Imam (Khalifah) yang akan mempersatukan kaum muslimin seluruh dunia dalam satu Khilafah yang mengikuti manhaj nubuwwah.

Tausyiah ini disampaikan oleh Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Ustadz Taufiq Rohman, S.Pd.I, Pengasuh MT. Al Qur’anul Adhim Kota Pasuruan dalam acara Multaqo Ulama Aswaja Tapal Kuda. Dengan tajuk “Peran Strategis Ulama Cinta Negeri, Selamatkan Umat Dari Bencana Melanda Negeri, Waspada Adu Domba Umat, Tolak Kedzaliman, Terapkan Islam Kaffah”, yang disiarkan secara Live streaming di Channel Youtube Bromo Bermartabat. (Selasa, 9 Februari 2021)

Beliau mengawali dengan membacakan fiman Allah SWT.dalam surat Ali-Imran ayat 103:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”.

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya, tafsir Al-Qur’anul Adhim, menyatakan bahwa tali Allah (hablullah)

Adalah Al-Qur’an, yang diturunkan dari langit ke bumi. maka siapapun yang berpegang teguh kepada al-Qur’an berarti ia berpegang kepada jalan yang lurus. Sementara itu, ayat tersebut juga merupakan perintah Allah SWT kepada umat Islam untuk berpegang kepada jama’ah dan melarang Umat Islam dari tafarruq (bercerai-berai). Dari sini menunjukkan bahwa tercerai-berainya kaum Muslimin saat ini karena tidak menjadikan Islam sebagai pegangan dalam mengatur kehidupan.

Maka agar kaum Muslimin tidak tercerai-berai dari Islam sebagi jalan Allah SWT, Al-Qur’an menegaskan:

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa”. (QS. Al-An’am : 153)

Ayat ini menjelaskan, apabila umat Islam tidak benar-benar mengikuti jalan Islam, justru mengikuti jalan-jalan yang bertolak belakang dengan Islam, niscaya jalan- jalan yang bukan berasal dari Islam tersebut akan mencerai-beraikannya dari jalan Allah SWT. tegas beliau.

Beliau juga menjelaskan Fakta yang terjadi saat ini, bahwa di seluruh negeri kaum muslimin, tidak terkecuali di negeri ini, baik yang menganut ideologi Kapitalisme maupun Komunisme tidak bisa menyelesaikan segala problematika kehidupan manusia. Bahkan tidak kunjung selesainya wabah Covid 19, menunjukkan kegagalan ideologi kapitalis- demokrasi, komunisme dan konsep negara bangsa dalam mengurus rakyatnya.

Maka dari itu kaum muslimin harus segera menyatukan pemikiran, perasaan, aturan dan kepemimpinan yang sama. Dan hal itu hanya akan terwujud dengan diterapkannya sistem Islam secara Kaffah dalam bingkai Khilafah, yang menyatukan kekuatan umat Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia dengan dakwah dan jihad. Bukan berdasarkan Kapitalisme demokrasi dan negara bangsa.

Lebih jauh beliau menjelaskan dan mengingatkan agar kaum muslimin yang terpasung saat ini, wajib membebaskan diri dari kerangkeng-kerangkeng palsu bernama negara-negara bangsa itu. Kaum muslimin wajib bersatu di bawah kepemimpinan seorang Imam (Khalifah) yang akan mempersatukan kaum muslimin seluruh dunia dalam satu Khilafah yang mengikuti manhaj nubuwwah. Semoga datangnya pertolongan Allah ini semakin dekat kepada kita semua.

Saatnya tolak Kapitalisme demokras, campakkan komunisme, saatnya tinggalkan konsep negara bangsa, dan terapkan islam kaffah dalam bingkai, diakhiri dengan pekikan takbir dari beliau.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …