Ulama Tidak Boleh Takut Menyampaikan Kebenaran

Jakarta, (shautululama) – “Ulama jangan takut menyampaikan kebenaran karena kemuliaan ulama ada pada perjuangan menegakkan Islam,” demikian ungkap Mu’allim Habib Khalilullah, Pimpinan Majelis Dzikir Ratibbul Hadad Jakarta dengan nada berapi-api, dalam forum Multaqa Ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah se-DKI Raya (Sabtu, 21/02/2021).

Multaqa digelar di ruang virtual zoom meeting dengan mengangkat tema, “Peran Strategis Ulama Cinta Negeri, Selamatkan Umat Dari Bencana Melanda Negeri, Waspada Adu Domba Umat, Tolak Kezaliman, Terapkan Islam Kaffah.”

Lebih dari 50 ulama, asatidz, tokoh masyarakat dan para muhibbin dari kawasan DKI Jakarta dan Tangerang Selatan hadir dalam multaqa ini. Acara tersebut digagas oleh Forum Komunikasi Ulama (FKU) Aswaja DKI Raya dalam rangka merekatkan silah ukhuwah antar ulama dan komponen umat sekaligus menyikapi berbagai persoalan aktual yang terjadi.

Selain Mu’alim Habib Khalilullah, multaqa ini juga menghadirkan para ulama dan asatidz lainnya untuk menyampaikan pandangannya terkait kondisi umat dan jalan menuju kebangkitan umat.

Ustadz Tisna as Syirbuni mengungkap, penguasa saat ini menelanjangi diri sendiri dengan lebih berpihak pada oligarki dibanding rakyat. Penguasa seperti inilah yang lahir dari sistem demokrasi. Oleh karenaya, “umat harus lebih yakin bahwa sistem di luar islam tidak akan memberi maslahat bagi umat,” pungkasnya.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan KH Saifuddin Zuhri, ulama Aswaja Jakarta, “kezaliman terjadi karena kita menerapkan sistem yang tidak cocok dengan umat islam. Demokrasi dari sisi kelahirannya yang berasas sekulerisme pasti akan melahirkan kebijakan yang bertentangan dengan islam dan para pemipin yang berperilaku zalim.”

Adapun KH Zaenal Afwan, Pengasuh Majelis al Hikmah Cipayung Jakarta menegaskan bahwa manusia sudah lari jauh dari aturan Allah dan mengikuti hawa nafsu. Wujud kembali kepada Allah adalah kembali kepada aturan Allah. “Iman pada Allah bukan hanya di hati, melainkan juga dalam perbuatan. Satu-satunya mengajak manusia menuju aturan Allah adalah dengan menegakkan hukum aturan.”

Sebagaimana digarisbawahi pula oleh KH Shofar Mawardi, Khadimul Ma’had Darul Muwahid Jakarta, “jika kita butuh kepada Allah, artinya kita butuh kepada aturan Allah.”

Umat butuh kepada aturan Allah, sebagai upaya keluar dari bencana yang terus melanda, sebagaimana yang disampaikan KH Nur Alam al Jurjani, Khadimul Ma’had Mushab bin Umair Tangerang, “segala bencana terjadi karena diundang oleh kemaksiatan yang kita lakukan. Kemaksiatan tersebut di antaranya adalah benci kepada Syariat Islam dan menolak Khilafah.”

Menyambut seruan itu, KH Ahmad Sadzili, pengasuh Majelis Cinta Qu’an Tangerang mengajak umat agar menentukan nasibnya sendiri walaupun orang musyrik dan munafik akan berusaha agar islam tidak bangkit. “Jangan tertipu lagi oleh politik lima tahunan. Masa depan ada di tangan kaum muslimin”, tegasnya.

Selain para tokoh ulama dan ustadz di atas, multaqa kali ini juga menghadirkan tokoh ulama dan asatidz lainnya sebagai narasumber, di antaranya Ustadz Dusturi, Ustadz As’ad Abdullah, Ustadz Alimuddin dan Kiyai Gelorawan Moentoro.

Sebagai pamungkas, sebelum ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Fuad Nurdin, para ulama menyampaikan Pernyataan Sikap Multaqa Ulama Aswaja dipimpin oleh Ustadz Yusuf Sin Lc, Pengasuh Komunitas Sahabat Taat. Dalam pernyatan tersebut, multaqa menyeru agar para ulama berada di garda terdepan memperjuangan syariat islam. Poin lainnya juga agar penguasa meninggalkan kezaliman dan kriminalisasi. Selain itu, para ulama juga menyeru umat agar meninggalkan ideologi kapitalisme dan komunisme, serta bersama-sama dan bahu membahu berjuang menegakkan institusi Khilafah yang memiliki akar historis yang kuat di negeri ini.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Seruan Multaqa Ulama Aswaja Kab Sumedang, Tolak Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, Saatnya Islam Gantikan Kapitalisme-Demokrasi

Sumedang, Jabar (shautululama) – Selasa, 30November 2021 bertepatan dengan 25 Rabi’uts Tsani 1443 H para Ajengan, …