Ulama Depok Desak Pemerintah Batalkan Proyek OBOR / BRI

Depok, (shautululama) – Sejumlah ulama, kyai, asatidz dan mubaligh kota Depok, berkumpul dalam acara Multaqa Ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah Kota Depok yang digelar di Pondok Pesantren Ahsanu Amala pimpinan KH. Drs. Sirojudin MD pada Sabtu 18/04/19.

Dalam Multaqa Ulama ini tampil sebagai pemateri adalah Ust. Farhan Suchail dari Majelis Sabilunnahdhah Depok. mengangkat tema “OBOR Penjajahan Cina Berkedok Investasi”

“OBOR ini adalah suatu kemungkaran yang sangat berbahaya. Melalui OBOR negeri ini bakal dijajah oleh Cina dan bisa jadi negara kesembilan yang didikte dan dikuasai Cina menyusul delapan negara lain sebelumnya. Karena itu, OBOR haram hukumnya dan wajib ditolak!” tegas beliau.

Selanjutnya diingatkan pula bahwa OBOR ini adalah ambisi global Cina, yang hendak menguasai jalur transportasi, energi dan komunikasi dengan mengendalikan 68 negara sasaran. Jadi ini merupakan kemungkaran level negara, bahkan sebuah negara global. Maka yang mampu menghentikannya tentu juga kekuasaan yang berskala global yaitu Khilafah.

Kemudian penyampaian kalimah minal ulama oleh al-mukarram KH. Dr. Ahmad Nawawi, MA selaku ketua MUI Kota Depok. Beliau mengajak para ulama, kyai dan asatidz untuk bersungguh-sungguh berjuang menghilangkan kemungkaran. Sambil menyitir QS. an-Nisaa ayat 9, bahwa kita mesti memikirkan nasib anak-cucu kita 5 tahun atau 10 tahun ke depan. Bagaimana lemahnya kondisi mereka jika OBOR ini kita biarkan. Mereka hanya akan jadi kacung di negeri sendiri.

Solusinya menurut ayat tsb, kata beliau adalah kita wajib bertakwa kepada Allah dan berani lantang mengatakan kebenaran. Kita tidak boleh diam. Sebab siapa yang mendiamkan kemungkaran hakikatnya dia adalah setan bisu. Apalagi yang jadi juru bicara setan, itu jelas-jelas haram.

Kalimah minal ulama yang kedua disampaikan oleh al-mukarram KH. Drs. Sirojudin MD. Beliau mengingatkan para ulama kyai dan asatidz agar tidak ragu-ragu dalam berjuang. Sebab sunnatulahnya, tidak mungkin umat meraih kemuliaan tanpa mau berjuang, tanpa mau berkorban. Apalagi para ulama, kyai dan asatidz mestinya mereka berdiri di garda terdepan melakukan amar makruf nahi mungkar mengusir para penjajah dan kaki tangannya dari kalangan zhalim dan munafik.

Setelah itu Pernyataan Sikap Ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah Kota Depok yang dibacakan oleh KH. Andi Hasyim pimpinan MT. Ulin Nuha.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang sangat menyentuh oleh KH. Dr. Ahmad Nawawi, MA dan dirangkai dengan buka bersama.

Tampak hadir dalam acara Multaqa Ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah ini diantaranya KH. Fahmi Shadri, KH. Ali Fatoni, utadz Maulana Cimanggis, ustadz Asep dari MT. Nasyatul Falaah, habib Dede Salman dari Majelis Dzikir Nurul Qolbi Depok, kyai Ujang Furqan dari Majelis Dirasah Islamiyah dan sejumlah ulama, kyai maupun asatidz lainnya. (red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *