Ulama dan Tokoh Aswaja Sidareja Jateng, 2020 Tahun Umat Islam

Sidareja, Cilacap Jateng (shautululama) – Alhamdulillah telah terselenggara acara Jalsah Ammah Tokoh dan Ulama Aswaja Sidareja Cilacap di kediaman Ustad H. Pujo Cahyadi, Sabtu (22/2/2020).

Acara dimulai tepat pukul 20.00 WIB. dengan pembacaan Suratul Fatihah yang dipimpin oleh ustadz Suwitno selaku pembawa acara.

Jalsah Ammah di Sidareja kali ini menfokuskan perhatiannya pada masa depan umat islam.
Beberapa Tokoh dan Ulama yang hadir pada Jalsah Ammah kali ini adalah:
Ustad H. Pujo Cahyadi selaku shahibul bait, Ust. H. Farhan, Kyai Misbah, Kyai Aminudin, Ust. Khozin, Ust. Imadudin dan sebagainya.

Ustad H. Pujo Cahyadi sebagai shahibul bait menyampaikan ungkapan rasa syukur kepada Allah swt atas ihtirom, rumah beliau dijadikan tempat penyelenggaraan Jalsah Ammah Tokoh dan Ulama untuk membicarakan urusan umat. Beliau juga sampaikan ucapan terima kasih kepada para Ulama yang hadir, yang senantiasa memberi manfaat untuk umat.

Sebagai nara sumber dalam kegiatan ini menghadirkan Ustad Amin RH (Pengasuh Majlis Taklim Fikrul Mustanir). Beliau menyampaikan tentang Masa depan umat Islam harus dipersiapkan agar kembali menjadi fa’il (subjek) yang akan menentukan warna kehidupan dunia dan menjadi khairu ummah. Tidak seperti saat ini dimana umat islam sering hanya menjadi maf’ul (objek) kepentingan rezim sekuler dan negara imperialis.

Lebih lanjut beliau sampaikan, Apa perbedaan fa’il (subjek) dan maf’ul (objek)? Yang membedakan adalah ada tidaknya tujuan. Barangsiapa yang memiliki tujuan maka akan menjadi fa’il. Dan sebaliknya yang tidak memiliki tujuan maka akan menjadi maf’ ul bagi fa’il.

Apa tujuan perubahan tersebut yaitu diterapkannya syariah islam secara kaffah dengan menegakkan Khilafah.
“Agenda perubahan dan politik ini lah yang harus kita perjuangkan oleh umat islam dan para ulama, jangan kita malah keseret dan larut dalam agenda politik pihak lain yang tidak untuk tegaknya Islam”, tegas beliau.

Kyai Aminudin dan Ustad H. Farhan dalam kesempatan sesi tanggapan mengamini bahwa Sistem demokrasi sekuler memang akhirnya membuahkan segala kehancuran umat seperti pergaulan bebas, kenakalan remaja, tawuran antar pelajar, ketimpangan ekonomi, korupsi yang merajalela, penistaan dan pelecehan aqidah kepada agama Islam, maka kesimpulannya saatnya Islam memimpin dunia.

Tidak ada solusi yang bisa mengatasi problematika umat kecuali kembali kepada Islam.
Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Acarapun usai tepat pukul 23.00 dan berjalan lancar dilanjutkan dengan doa dan foto bersama.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …