Ulama dan Masyarakat Madura: “Islam adalah Solusi Problem Multidimensional yang Dihadapi Negeri Kita”

Ulama dan Masyarakat Madura: “Islam adalah Solusi Problem Multidimensional yang Dihadapi Negeri Kita”

Madura (shautululama.com)—Indonesia penuh problematika. Kemiskinan, pengangguran, korupsi, aksi terorisme, malnutrisi, pencurian, pembegalan, hingga terancamnya beberapa wilayah Indonesia tercinta.

Karena itu, Sabtu (26/5/2018) Ijtima’ Ulama dan Masyarakat Madura memberikan jawabannya. Dilaksanakan di Masjid Sabilal Muhtadin Desa Batu Ampar Kec. Guluk-Guluk Kab. Sumenep Jatim ini dihadiri tidak kurang dari 50 ulama, kyai, ustadz, dan tokoh masyarakat sekitar Kabupaten Sumenep dan Pamekasan. Di antara ulama dan kyai yang hadir adalah KH Ahmad Danniji, KH Muh. Sahor dari Lenteng, Kyai Muh. Rosyidi Harits dan beberapa Pengasuh Majlis Taklim.

“Islam yang menjadi agama mayoritas penduduk negeri ini (85,2%) dengan gamblang menawarkan solusi. Mengapa semua ini bisa terjadi?” papar Kyai Muh. Rosyidi Harits sekaligus shohibul bait.

Beliau menyayangkan sikap sebagian umat Islam. Mengaku Muslim tapi pola pikir dan pola sikapnya jauh dari karakter Muslim. Dan Al Qur’an hanya dibaca tanpa diamalkan isinya.

KH Ahmad Danniji menegaskan, “Indonesia kita cintai, namun ada yang perlu diperbaiki. Dengan apa kita memperbaiki negeri ini? Yakni dengan menerapkan syariah Islam kaffah dalam bingkai pemerintahan Islam yang di kitab-kitab ulama salaf dikenal dengan sebutan Khilafah.”

“Muslim harus menegakkan Hukum Islam, baik yang ringan (seperti menulis hutang piutang) maupun yang berat (seperti rajam, hukum bunuh bagi yang murtad, dll),” ucap lantang KH Muh. Sahor.

“Upaya mendirikan Khilafah ajaran Islam itu bukan mungkin atau tidak. Tapi proses kitalah yang menentukan. Yang penting kita berusaha. Terkait berhasil atau tidak, itu urusan Allah SWT.”tambahnya.

Ramadhan bulan perjuangan betul-betul dimaknai oleh ulama dan masyarakat Madura. Kepedulian mereka menunjukan bukti keimanan yang berbuah taqwa.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *