Ulama Banten, Pada Multaqa Ulama Aswaja Banten menolak Sertifikasi Da’I dan Khatib

0
250

Banten, (shautululama) – Dalam acara Multaqa Ulama Aswaja Banten Ahad, 20 September 2020, yang dilaksanakan secara online, hadir lebih dari 80 ulama. Pada forum ini para ulama menyampaikan tanggapan atas berbagai problem bangsa kita. Perhatian para ulama aswaja ini adalah bentuk perhatian, concern serta rasa cinta para ulama akherat tersebut pada umat Islam, dan negeri kita tercinta. Selain masalah carut-maturnya pandemi virus PKT (Partai Komunis China), dan resesi yang di depan mata, para ulama itu mencurahkan perhatian atas berbagai isu dan persoalan yang ditujukan kepada umat Islam. Seperti kriminalisasi dan persekusi ulama dan aktifis serta pengemban dakwah yang menyuarakan khilafah, kekerasan dan teror baik fisik maupun mental terhadap ulama serta yang terbaru adalah sertifikasi da’i yang dikasanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Dari pers release yang diterima oleh redaksi, pada multaqa tersebut para ulama Banten setelah ber’ijtima’, berkumpul, tukar pikiran menyatakan sikapnya atas berbagai isu di atas. Tentu sikap tersebut selain sebagai bentuk kecintaan, kepedulian, perhatian serta concern mereka kepada negeri tercinta ini, juga sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban ulama pewaris para nabi, wasatul ambiya’.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Pernyataan para ulama Banten tersebut antara lain:

  1. Menolak rencana Pemerintah untuk melakukan sertifikasi da’i dan khatib. Karena tindakan ini selain berpotensi menimbulkan kegaduhan baru, juga merupakan bentuk pengkambinghitaman terhadap Islam dan dakwa serta menghalangi pelaksanaan kewajiban dakwah.
  2. Menolak alasan sertifikasi da’i dan khotib untuk mencegah radikalisme, karena radikalisme bukan ajaran Islam.
  3. Menyampaikan nasihat kepada pemerintah dan bangsa Indonesia, bahwa carut marut penanganan pandemi Covid-19, serta resesi ekonomi yang menghadang di depan mata adalah buah penerapan sistem kapitalisme, sekuler dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan Islam dan Dakwah Islam;
  4. Selalu waspada terhadap kemungkinan bangkitnya PKI dan berkembangnya faham komunisme di negeri kita tercinta;
  5. Khilafah adalah ajaran Islam, ajaran ahlussunnah wal jama’ah para ulama muktabar sepakat akan wajibnya. Kriminalisasi dan persekusi terhadap Khilafah adalah kriminalisasi dan persekusi terhadap ajaran Islam;
  6. Menyeru kepada seluruh umat Islam, khususnya para ulama, untuk terus menerus berdakwah di jalan Allah, mengajak kepada kebaikan, demi tegaknya syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan di bawah naungan Khilafah Rasyida ‘Alaa Minhajin Nubuwwah