Ulama Aswaja Sukabumi-Cianjur Menolak RUU HIP dan Menyatakan Khilafah Ajaran Islam

Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat – (shautululama) – Sabtu malam, 20 Juni 2020 telah terselenggara Multaqa Ulama Ahlussunah wal Jamaah Se Sukabumi-Cianjur yang digelar secara online. Pertemuan ini selain sebagai ajang halal-bihalal Syawal, juga sebagai wujud amar ma’ruf nahyi munkar atau respon para Ulama terhadap kemunkaran yang dipertontonkan oleh penguasa negeri ini yang akan mengesahkan RUU Haluan Ideologi Pancasila.

Pertemuan yang dibuka oleh Ajengan KH Maman Abdurrahman pimpinan Majelis Salafi Darussalam ini mengusung tema “Menatap Masa Depan Ummat; Tinggalkan Kapitalisme-Demokrasi dan Komunisme Menuju Islam”.

Pertemuan ini melibatkan puluhan ulama dan para muhibbin yang menyimak secara live di channel YouTube Ngaji Shubuh.

Selain menampilkan dua pembicara utama yakni Ust. DR. Ryan J. Syababi (Ulama Jawa Barat) dan Ust. Usman Abu Murod pimpinan Majelis Syifaur Rohmah Cianjur), keduanya senada menyampaikan bahwa begitu banyak keruksakan yang ada di negara ini, pangkalnya adalah diterapkannya sekularisme dengan berbagai faham lainnya seperti Kapitalisme-Demokrasi-Liberalisme dan ditambah adanya keinginan segelintir orang yang menginginkan dihidupkannya kembali Komunisme yang sesungguhnya telah mati sejak lama karena rusak dan merusak, serta solusinya tidak lain adalah kembali kepada Islam dengan Syariah dan Khilafahnya yang telah terbukti mampu mewujudkan kesejahteraan umat manusia.

Ulama lainnya yaitu: Ust. Mukhlis Ali pengasuh Majelis Mafahim Sukabumi. Ust. Endang, Majelis Almursyid Cianjur. Ust. H Dudung , pimpinan Majelis al-Markaz Sukabumi. Ust. Abdul Latif, pengasuh Majelis Ihsas Sukabumi. Ust. Irfan abu naveed, pengasuh Majelia As-Solihun Cianjur. KH. Hamdan, Ketua DDII Kab. Sukabumi. Ust. Iwan Sofyan, dari Insan Karima Sukabumi. Ust. Ade Sudiana Lc, Wakil Mudir Mahad Syaroful Haromain. Ust. Ibrahim, dari Darul Hizb Cianjur. Apih Gelar, pimpinan Majelis AnNajmu Tsaqib Cianjur memberikan penegasan bahwa memang sudah saatnya umat Islam bangkit dengan cara meninggalkan pemikiran dan sistem yang tidak bersumber dari aqidah Islam, serta segera untuk bersama-sama menegakkan Syari’at Islam di bumi Nusantara ini.

Dalam multaqa kali ini, juga disampaikan pernyataan sikap yakni penolakan para Ulama atas Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Pernyataan Sikap ini dibacakan oleh Ustadz Hisyam Waliyyuddin, pengasuh dari PonPes MI Kabupaten Sukabumi. Dalam pernyataan sikap tersebut, pada ulama Sukabumi-Cianjur menyerukan:

1. Menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila, yang terkesan mencederai harga diri bangsa ini dan para pahlawan pejuang kemerdekkan terutama Kalangan Ulama. Karena kembali memaknai dasar negara dengan eka sila yaitu gotong royong, seperti pemaknaan orang-orang kiri (komunis).
2. Agar Seluruh Komponen umat Islam berkontribusi aktif dan turut berjuang bersama Ulama demi tegaknya hukum Syari’at Islam, sebagaimana Allah telah turunkan Al Qur’an pada bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia.
3. Agar seluruh komponen umat tunduk dan patuh kepada Allah SWT yang telah memfardhukan penerapan syari’at-Nya dengan meneladani Rasulullah SAW dalam penerapan Islam secara formal-institusional, juga dilanjutkan para Khulafa’ur Rasyidin.
4. Sudah saatnya kaum muslimin meninggalkan kapitalisme-demokrasi- komunisme menuju sistem Islam. Khilafah Islamiyah sebagai ajaran Islam yang sudah disepakati oleh Ulama Ahlussunnah wal Jamaa’ah.
5. Sudah saatnya kaum muslimin wa bil khusus min ahlil quwwah dari umat ini memberikan dukungan dan bergabung dengan Ulama berjuang bersama-sama untuk menegakkan kembali kehidupan Islam dalam naungan Khilafah Islamiyah dengan memulai kehidupan Islam kembali (isti’naf al hayah al Islamiyyah).

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …