Ulama Aswaja Lampung Dukung Dakwah Khilafah HTI

Tanjung Bintang, (shautululama.com) – Ahad 22 April 2018 Majlis Ta’lim An Nahdlah Lampung telah menyelenggarakan Multaqo Ulama Aswaja Lampung di Masjid Desa Rejo Mulyo, kec. Tanjung Bintang Lampung Selatan.

Acara ini dihadiri lebih dari seratus tokoh masyarakat, ulama beserta para muhibbin. Tema yang diangkat dalam Multaqo Ulama ini “Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dakwah HTI DIbubarkan?”

Acara ini digelar santai dalam bentuk thalk show sehingga semua peserta betah bertahan. Para peserta Multaqo berharap acara seperti ini bisa dilanjutkan pada pertemuan mendatang.

Pada kesempatan pertama untuk menjawab pertanyaan adalah, Ustadz Ahmad Syifa pengasuh Ma’had Shighor Tahqiq Alqur’an (MASTA) Arief Dimyati Tanjung Gading – Bandar Lampung.

Beliau mengatakan: “Khilafah adalah sistem pemerintahan berdasarkan Islam yang diperjuangkan oleh HTI, karena itulah pemerintah mencabut BHP HTI. Mereka khawatir bahwa kepentingan politik mereka akan terganggu dengan dakwah Syariah dan Khilafahnya HTI”.

Sementara Ustadz Candra Alamanda, Pembina BKPRMI Lampung, memberikan penjelasan atas pertanyaan yang dilontarkan oleh ustadz Bustomi Aljawy sebagai host pada acara tersebut.

Ustadz Candra menyatakan: “Kalau soal dalil tentang Wajibnya Khilah sudah gak usah ditanya “seabrek”. Bahkan orang Lampung sendiri, H Sulaiman Rasyid, menulis Bab Khilafah di dalam kitab Fiqih Islam karya beliau. Maka orang Lampung harusnya juga wajib memperjuangkan Khilafah” , tandas Ustad Candra.

KH. Muhammad Sulthon, Pengasuh Ponpes Jabal Nur Al Islamiy Batu Putu – Bandar Lampung, menyatakan:
“Khilafah adalah bagian dari ajaran Islam dan HTI salah satunya yang memperjuangkan itu. Karena itu saya mencintai HTI, saya akan menjadi yang terdepan dalam perjuangan ini” , Ucap beliau mantab.

Pembicara berikutnya, KH. Komaruddin Hs, Guru Besar PS Bandrong Banten Wilayah Lampung. Beliau menyatakan: “Orang Lampung mengenal saya sebagai Guru Besar Bandrong Lampung dan saya adalah bagian dari HTI. Kita bisa berdakwah dengan lisan, kita bisa meneriakkan Allahu Akbar, tapi pada saat kita dipukul masak kita diam saja? Muslim harus kuat juga fisiknya”.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh H. Suyono, Pengasuh PP Roudhotul Jannah Sidokerto – Lampung Tengah. Beliau menyatakan:
“Saya sudah ikut ngaji di HTI. Ustadz ustadzah dan santri-santri saya juga ikut ngaji di HTI. Para Kiyai yang belum halqoh di HTI, silahkan Halqoh, agar lebih memahami perjuangan HTI” , ajaknya kepada jamaah yang hadir.

Masih banyak nara sumber baik dari kalangan tokoh masyarakat maupun ulama yang belum berkesempatan untuk ikut memberikan komentarnya. Namun karena keterbatasan waktu, acara diakhiri dengan doa. Insya Allah kegiatan ini akan dilakukan rutin pada kesempatan mendatang. Kyai Hazali Muslih sesepuh Tanjung Bintang Lampung Selatan, mendapatkan ihtitom untuk membacakan doa.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *