Ulama Aswaja Kota Depok: Khilafah Ajaran Islam

Depok, (shautululama.com) Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, Ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah Kota Depok, tergabung dalam Forum Silah Ukhuwah Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Kota Depok, mengadakan acara Jalsah aamah dengan tema “Khilafah Ajaran Islam”, Ahad, 10 Desember 2017 di Gedung MUI Kota Depok.

Jalsah aamah ini diadakan sebagai respon atas Issu Khilafah yang menjadi diskursus di kalangan tokoh-tokoh nasional dan media sosial. Acara dibuka oleh Ketua Forum Silah Ukhuwah Ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah Kota Depok Drs. KH. MD. Sirojuddin, ulama kharismatik pimpinan Ponpes Ahsanu Amala, Tanah Baru-Depok.

Dalam sambutannya Kyai Sirojuddin menyampaikan: “Meluruskan pemahaman tentang Khilafah ke tengah umat menjadi penting, seiring polemik yang ditimbulkan oleh sikap pemerintah belakangan ini kerap mengkriminalisasi Islam dan ulama termasuk ajaran Khilafah”. “Khilafah ajaran Islam, sistem pemerintahan, warisan Rasulullah SAW” tandas beliau.

Lebih lanjut, Kyai Sirojuddin menegaskan di hadapan ratusan ulama dan muhibin, bahwa pentinganya Khilafah untuk menghilangkan kezaliman seperti yang dialami kaum muslimin di Palestina sekarang.

Pembicara berikutnya, KH. Dr. Ir. Ahmad Nawawi, MA, ketua MUI Kota Depok. Meski kurang sehat, beliau tetap semangat hadir untuk menghormati majelis ilmu yang penting ini.

Al Mukarram, KH Ahmad Nawawi, menyampaikan materi dalil-dalil syariat dan maqolah ulama ahlus sunnah wal jamaah akan wajibnya keberadaan Khilafah bagi kaum muslimin.

Materi itu beliau sarikan dari literatur kitab-kitab klasik ulama Ahlu Sunnah Wal Jama’ah, yang dirangkum dalam power point dengan judul “Kewajiban Menegakan Khilafah Menurut Ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah.”

Selain itu, beliau juga menyampaikan tentang janji Allah akan tegaknya kembali Khilafah Rosyidah dan pahala yang besar bagi orang yang memperjuangkan.

Selain ulama, Panca Kurniawan, SH, M.Si, praktisi hukum, juga hadir untuk menyampaikan materi tentang “Dakwah Khilafah Dalam Perspektif Hukum Positif”.

Lawyer yang juga Koordinator Koalisi 1000 Advokat Bela Islam ini, menjelaskan bahwa menjalankan perintah agama dilindungi konstitusi yang berlaku di negri ini, termasuk juga memperjuangkan Khilafah yang merupakan ajaran agama (baca: Islam).

KH. Rohmat S Labib, MA, ulama Hizbut Tahrir Indonesia, juga diundang dalam acara Jalsah aamah ini. Kyai Rohmat memaparkan tentang kewajiban bergabung dengan Jamaah yang memperjuangkan Khilafah. “Bergabung dengan jamaah yang memperjuangkan khilafah merupakan perkara yang urgent (penting) demi kelangsungan kehidupan Islam”. Tandasnya

Jalsah aamah ini dimulai pukul 20.30, berakhir pukul 23.30. Acara diawali dengan pembacaan Sholawat Nabi oleh Ust.Jaka Gluduk diiring marawis oleh santri Ponpes Ahsanu Amala.

Sebagai penutup, KH. Andi Hasyim, Pimpinan MT. Ulin Nuha, memimpin doa dengan khusyuk, agar tidak terhalang dari mendapat pahala dan syafaat Nabi SAW. Para jamaah diajak memohon pertolongan dari Allah bagi para pejuang Islam, khususnya saudara-saudara muslim di Palestina yang sedang diserang oleh Yahudi. [hs]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *