Tinggalkan Kapitalisme Komunisme, Terapkan Islam

Jakarta, (shautululama) – Seruan para ulama, kyai, pimpinan pondok pesantrean serta pengasuh majlis taklim bergema di seluruh Indonesia. Mereka menyerukan negeri ini dikelola dengan syariah islam, agar memberikan keberkahan dan memberikan rahmat bagi semesta alam. Tidak hanya bagi umat islam, tetapi syariah Islam menjadi rahmad bagi seluruh alam, baik manusia maupun mahkluk lainnya, muslim maupun non muslim.

Itulah seruan, nasehat para ulama yang ditujukan bagi seluruh penduduk negeri ini, khususnya para penguasa, pemegang amanah agar menjadikan syariah Allah sebagai solusi bagi krisis multidimensi yang mendera negeri ini.

Para Ulama dalam Multaqa Ulama Aswaja, yang diselenggarakan di 32 tempat di seluruh Indonesia, mulai ujung barat dan timur, pesisir utara dan selatan yang dilaksanakan secara daring berkesinambungan, mendapatkan respon luar biasa dari umat islam. Jutaan orang menyaksikan kegiatan multaqa ini melalui media sosial, channel dakwah youtube maupun webinar lainnya.

Para ulama mengingatkan penguasa jangan sampai mengambil komunisme menjadi solusi untuk mengatur negeri ini. Bukannya kebaikkan tapi justru kepunahan, kebinasaan bagi negeri ini. Komunisme memiliki duka yang sangat mendalam dalam sejarah perjalanan negeri ini. Janganlah mengulangi luka lama, komunisme telah ditetapkan sebagai bahaya laten, yang terlarang di Indonesia.

 

Demikian halnya dengan kapitalisme, kita saksikan bersama sejak berdiri negeri ini, kapitalisme telah mengatur sumber daya alam, kehidupan politik berbangsa dan bernegara. Tidak hanya itu, semua sektor kehidupan diatur dengan kapitalisme, dan kita telah merasakan bagaimana kejamnya aturan kapitalisme ini. Karena hanya memberikan manfaat kepada segelintir orang yang menguasai mayoritas rakyat. Kapitalisme telah menciptakan dominasi minoritas terhadap mayoritas, yang menimbulkan kesenjangan ekonomi dan kesejahteraan serta ketidakadilan. Masihkah kita berharap pada aturan seperti ini?

Syariat Islam adalah aturan yang berasal dari Allah SWT yang diperuntukkan bagi manusia untuk menjalankan kehidupan di dunia dan meraih kebahagian dunia dan ahkerat. Rasulullah Muhammad Saw telah diutus sebagai suri tauladan bagaimana mengimplementasikan aturan Allah dalam kehidupan. Hasilnya telah terbukti bahwa syariah Islam telah mampu melahirkan peradaban dunia yang agung dimulai periode di Madinah dengan Rasulullah Saw sebagai Pemimpiannya.

Sepeninggal Rasulullah Saw, para Khulafaur Rasyidin melanjutkan kepemimpinan Rasulullah untuk menggelola negara dan melayani umat dengan syariah Islam. Hasilnya pun cemerlang, masyarakat aman, sejahtera di bawah naung islam dengan khalifah sebagai kepala negaranya hingga 13 abad tercatat dalam tinta emas peradaban manusia. Bahkan peradaban Islam yang agung ini telah mengantarkan manusia menjadi mahkluk yang terhormat, baik untuk kepenting dunia maupu ahkeratnya. Itulah kesempurnaan aturan Islam.

Karenanya, kami para ulama siap membimbing dan memimpin umat menuju perubahan kearah Islam. Seruan ulama ini harus dipandang sebagai tawaran solusi bagi kebaikan negeri ini, karena ulama adalah pewaris nabi, mereka hanya penyambung lisan, meneruskan apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. (hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …