Tausiyah Multaqa Ulama Aswaja Bogor, Terapkan Islam secara Kaffah dengan Tegakkan Khilafah

0
127

Bogor, (shautululama) – Penistaan agama dengan penghinaan terhadap Nabi Saw yang dilakukan oleh Sukmawati, mendapat reaksi keras para Kiyai, Ajengan dan Assatidz di desa Sukaresmi Kecamatan Sukamakmur, tepatnya di Majlis Mu’ahidil Islam Pimpinan Ustadz Abdul Mujib dengan menyelenggarakan Multaqa Ulama Aswaja pada Sabtu, 30 November 2019 malam.

Multaqa yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Saw ini, dihadiri lebih dari 500 peserta, diantaranya Kyai AA Syamri Ponpes Pancaran Amal, Kyai Usman Kamaludin Ponpes At Tajuriyu, Ustad M. Rusli DKM Uswatun Hasanah, Ustad Fahrurozi tokoh masyarakat, KH.Khoerudin Pimpinan Ponpes Atakhiriyah, KH. Syukron Abdul Ghoni Ketua MUI Sukaresmi, KH. Adang Albagdadi, Kyai Juhati, aparatur desa serta pengasuh majelis taklim yang ada di sekitar Kecamatan Sukamakmur Kab. Bogor.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Tema Multaqa kali ini, “Cinta Nabi Cinta Syariah, Bela Nabi, Terapkan Islam Kaffah”.

Acara diawali dengan sholawatan dan tampilan Hadroh Santri Majlis Mu’ahidil Islam diselingi pembacaan syair perjuangan menegakkan khilafah yang dibawakan oleh enam orang santri pilihan. Setelah pembacaan ayat suci AlQuran, dilanjutkan dengan sambutan dari shahibul hajah, Ustad Abdul Mujib.

Penceramah pertama KH. Umar Ash Shiddiiq, Pengasuh Ponpes Daaruts Tsaqofah Bogor Barat dengan suara khasnya yang menggelegar menghentak jamaah yang hadir untuk menunjukkan kecintaan kepada Nabi Saw, dengan menuntut pembelaan terhadap kemuliaan Nabi yang telah dihina oleh seorang perempuan tua bernama Sukmawati, dengan mempertanyakan jasa dan membandingkan Nabi Saw dengan bapaknya. Tausiyah yang menggelegar dari beliau senantiasa disambut pekikan takbir oleh semua jamaah yang hadir. Beliaupun mengajak jamaah untuk bersungguh sungguh berjuang menerapkan Islam secara kaffah dengan menegakkan khilafah

Penceramah kedua Kyai Syahruli Al Bantani dari Majlis Miftahus Salam Rangkas Banten yang mengupas fadhilah cinta kepada Nabi SAW dan mengajak jamaah agar tidak mengikuti ulama yang tidur saat umat disesatkan musuh islam dan hanya mengejar jabatan dunia. Beliau juga mengajak jamaah agar mengikuti ulama yang istiqomah menjaga ajaran islam

Acara ditutup lewat tengah malam dengan doa dan ramah tamah makan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here