SUARA LANTANG ULAMA MADURA: “TOLAK PERPPU ORMAS”!

Sumenep, (shautululama.com) 24/9/2017). Penolakan terhadap kebijakan pemerintah tentang Perppu Ormas terus terjadi di berbagai daerah. Kini suara lantang penolakan datang dari para pengasuh Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim di Madura. Kali ini acara di kemas dalam bentuk Mudzakarah Ulama, dihadiri oleh para ulama, asatid, takmir masjid dan pengasuh majelis ta’lim dari berbagai pelosok di Madura. Beliau-beliau berkumpul di kediaman al Mukarram Kyai Lukman Haris, Mursyid Thariqah Syathariyyah di desa Saroka, Saronggi Kabupaten Sumenep.
Kyai Haris, dalam sambutannya, mengajak hadirin bermusyawarah perihal terbitnya Perppu ormas dan menyatakan sikap tegas menolak terbitnya Perppu yang dinilai sebagai kebijakan yang mendzalimi umat muslim.

“Perppu ini dibuat serba instan oleh penguasa yang dzalim, ini bukti pemerintah sekarang ini berpotensi otoriter dan diktator. Akibatnya, Perppu ini membonsai harakah dan perjuangan-perjuangan umat Islam dalam berdakwah. Bahkan bisa saja parpol (Partai Politik) yang bukan pendukung pemerintah bisa dibubarkan. Makanya, saat pemilu nanti jangan pilih parpol pedukung Perppu Ormas ini. Kita harus bersikap, Umat Muslim jangan diam”, ungkap Kyai Haris dalam bahasa madura.

Forum Mudzakarah Ulama ini juga dihadiri tim PKBHM (Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Muslim) Jawa Timur, al Mukarrom ustad Saifuddin, MH. Beliau berkesempatan menyampaikan analisis tentang terbitnya Perppu ormas.

“Latar belakang terbitnya Perppu ini pertama, karena ada kehendak penguasa membubarkan Ormas yang bertentangan dengan Pancasila (menurut tafsir penguasa). Kedua, karena kekalahan Ahok pada Pilkada kemarin. Ketiga, untuk membungkam, memberangus, menekan bahkan mungkin menghilangkan kekuatan Islam melalui simbol-simbol politik yang selama ini tidak bisa dikendalikan, menurut mereka (penguasa). Ada pengakuan sebenarnya, bahwa umat Islam memiliki potensi kemuliaan dan kekuatan kalau bersatu. Maka penguasa ini perlu upaya untuk memecah belah bahkan kata pak Kyai tadi membonsai Ormas-Ormas yang getol melakukan kritik terhadap penguasa”. Ungkap Saifuddin.[HN]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Ulama Aswaja Palu Sulteng, Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Melegalkan Seks Bebas

Palu, Sulteng (Shautululama) – Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permen Dikbudristek) Nomor 30 Tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *