Silaturrahmi Tokoh Ummat Rembang Pasuruan : Dakwah Syariah dan Khilafah adalah Kewajiban

Rembang, Pasuruan, (shautululama) – Bertempat di Masjid Al Hamidy Kalisat Rembang Pasuruan, Sabtu 23 Februari 2019, Alhamdulillah telah terlaksana acara Silaturrahmi Tokoh Ummat yang dimulai pukul : 20.00,
Hadir dalam acara ini :
1. KH. Abdul Hamid Adlan (Pengasuh Ponpes Al Hamidy)
2. Gus Rohibni Bashri (Pengasuh Madin Nurul Masud Rembang Pasuruan)
3. Ust. Romli Abul Wafa (Pengasuh Majelis Taklim Nafsiyah Islamiyah Rejoso Pasuruan) ,
4. Ust. Muslim Zainulloh (Pengasuh Majelis Taklim Baitul Muslimin Pasuruan)
5. Ust. Muhammad Bajuri (Pengasuh Majelis Taklim Darun Nafais Rembang Pasuruan)
6. Gus Fauzan Bashri (Pengasuh Majelis Ta’lim Bani Salim orobulu Rembang Pasuruan)
7. Gus Huda Adlany Pengasuh Majelis Taklim Al Hamidy Kalisat Rembang Pasuruan)
dan masih banyak tokoh lainnya.
Acara diawali dengan pembacaan doa istighosah yang dipimpin oleh Ust. Muhammad Bajuri.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Gus Huda Adlany selaku shohibul bait menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kiyai, ustadz dan para tokoh masyarakat dalam acara tersebut beliau juga menyampaikan bahwa, hanya dengan islamlah manusia akan mampu meraih kemuliaan yang hakiki, sehingga dakwah dakwah listi’nafil hayatil islam harus menjadi prioritas utama, Mendakwahkan syariah dan khilafah adalah kewajiban yang Agung dari Allah. Swt. Sehingga tidak perlu takut untuk mendakwahkannya.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Gus Fauzan Bashri Beliau menyamaikan sungguh karunia Allah Swt. Yang diberikan kepada Manusia, tidak terhingga, maka sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Maka manusia wajib menjalankan syariatnya, oleh karena itu “Siapakah yang lebih baik ucapannya dari pada para (Da’i) penyeru agama Allah” itulah yang harus tetap digelorakan agar tegaknya khilafah yang akan menerapkan syariah secara kaffah segera mampu diwujudkan, tegas beliau.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Gus Rohibni Bashri dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan bahwa dakwah “Syariah dan Khilafah” adalah kewajiban yang agung amat besar, menurut beliau disamping itu amat berat dan berisiko, namun kita tidak perlu takut untuk memperjuangkannya walaupun orang orang kafir dan dholim akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghalanginya, namun yakinlah Allah, akan menolong hambanya selagi hambanya menolong Agamanya, tegas beliau.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Ust. Romli Abulwafa menyampaikan bahwa satu satunya pemersatu ummat itu adalah khilafah, yang akan mampu menjadi benteng ummat, serta pelaksana syariat islam secara kaffah. Sehingga terwujud islam yang rahmatan lil’alamin.

Shohibul Fadhilah Al mukarrom Ust. Muhammad Bajuri sebagai pemateri terakhir menyampaikan Hadits tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan perlindungan dari Allah Swt. Besok di hari kiamat dimana tidak ada perlindungan selain perlindungan dari Allah Swt. Diantara tujuh golongan tersebut adalah “Imamun ‘Aadilun” pemimpin yang adil. Kepemimpinan yang adil itu hanya akan mampu di wujudkan dengan penerapan syariat islam secara kaffah.

Acara diakhiri tepat pukul 21.30 dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Gus Rohibni. Acara berjalan dengan baik dan penuh kekeluargaan.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *