Sikap Ulama Pada Multaqa Ulama Aswaja Tapal Kuda Jatim, Khilafah Ajaran Aswaja, Tolak RUU HIP

Probolinggo, Jatim (shautululama) – Alhamdulillah, Jum’at pagi, 19 Juni 2020 telah terselenggara Multaqa Ulama Aswaja Tapal Kuda yang digelar secara online. Pertemuan para ulama dan tokoh masyarakat ini mengusung tema “Menatap Masa Depan Menuju Islam, Tinggalkan Kapitalisme-Demokrasi, Komunisme Menuju Islam”, melibatkan puluhan ulama dan para muhibbin yang menyimak secara live di channel YouTube Bromo Bermartabat.

Nampak di layar kaca para ulama antara lain: KH. Abdulloh Amroni Pimpinan PP. Kyai Sekar Al Amri Probolinggo, Gus Huda Adlany, S. Ag, Ulama Aswaja, Pasuruan, Al Mukarrom Kyai Nur Huda, Pengasuh PP. Ad-Da’wah Mambaul Hikam Lumajang, Al Mukarrom Kyai Zainullah Muslim, Pengasuh Majelis Taklim Baitul Muslimin Pasuruan, KH. Sofyan Pengasuh MT As-Salam, Kraton Pasuruan, Kyai Ahmad Zainuri, dll

Dalam multaqa kali ini, terkait dengan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), para ulama mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

  1. Menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila, yang terkesan mencederai harga diri bangsa ini dan para pahlawan pejuang kemerdekkan terutama Kalangan Ulama. Karena kembali memaknai dasar negara dengan eka sila yaitu gotong royong, seperti pemaknaan orang-orang kiri (komunis).
  2. Agar Seluruh Komponen umat Islam berkontribusi aktif dan turut berjuang bersama Ulama demi tegaknya hukum Syari’at Islam, sebagaimana Allah telah turunkan Al Qur’an pada bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia.
  3. Agar selurh komponen umat tunduk dan patuh kepada Allah SWT yang telah memfardhukan penerapan syari’at-Nya dengan meneladani Rasulullah SAW dalam penerapan Islam secara formal-institusional, juga dilanjutkan para Khulafa’ur Rasyidin.
  4. Sudah saatnya kaum muslimin meninggalkan kapitalisme-demokrasi- komunisme menuju sistem Islam. Khilafah Islamiyah sebagai ajaran Islam yang sudah disepakati oleh Ulama Ahlussunnah wal Jamaa’ah.
  5. Sudah saatnya kaum muslimin wa bil khusus min ahlil quwwah dari umat ini memberikan dukungan dan bergabung dengan Ulama berjuang bersama-sama untuk menegakkan kembali kehidupan Islam dalam naungan Khilafah Islamiyah dengan memulai kehidupan Islam kembali (isti’naf al hayah al Islamiyyah).

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …