Seruan Kyai Ali Fadhil Madura, Perjuangkan Tegaknya Agama Allah Melalui Tegaknya khilafah

Madura, Jatim (shautululama) – Multaqa Ulama Aswaja Regional DIY, Jateng, dan Jatim secara daling sejak pukul 08.30 – 11.00, Sabtu, 19/12/2020 telah terlaksana. Multaqa ini diikuti oleh ratusan ulama, kyai dan habaib serta muhibbin melalui live streaming YouTube, dengan menampilkan 10 perwakilan ulama dari ketiga propinsi sebagai pemateri.

Salah satu ulama Jawa Timur yang menyampaikan Kalam minal ulama pada agenda Multaqa ulama di atas adalah KH Ali Fadhil, Ulama Aswaja Jawa Timur.

Dalam kalamnya beliau menyampaikan, tentang peran ulama harus berada dalam garda terdepan dalam perjuangan menegakkan Khilafah.

Beliau mengawali dengan membacakan hadis Nabi:
“Al-Ulama Waratsatul Anbiya”

Allah SWT berfirman
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba Nya adalah mereka para Ulama.” (QS. Fathir: 28)

Ulama adalah pewaris para nabi. Yang diwariskan nabi tidak lain dan tidak bukan adalah ilmu, akhlaq dan perjuangannya bukan dinar dan dirham. Kalau bicara tentang kehidupan yang mengerti ilmunya adalah para ulama, maka ulama harus berada di garda terdepan dalam memimpin umat.

“Dari itu kita memahami bahwa ulama harus berada di garda terdepan dalam perjuangan. Jangan sampai berada di garda nomor 2, 3, dan 4. Wahai ulama, kita mengetahui bahwa itu semua warisan Rasulullah”, seru Kyai Fadhil.

Lanjut beliau, ulama pun terbagi dua, yaitu muhklisin yang menjadi pewaris nabi. Ada juga ulama’ yang menjual agama dengan harta, berbohong, menjilat. Ulama-ulama seperti bukan ulama pewaris nabi, tapi mereka adalah pewaris Firaun atau Khorun.

Ulama yang nomor satu, ulama muhklisin inilah pewaris nabi. Inilah ulama yang harus berada di garda terdepan, karena dia berjuang untuk Allah, bukan untuk duniawi.

“Mari kita bersatu perjuang bersama untuk memperjuang agama Allah, berjuang hanya untuk meninggikan agama Allah. Ulama yang menjadi waliullah, ulama akherat. Bukan ulama yang malah memusuhi Islam. Ulama seperti ini tidak akan tenang dalam hidupnya, tapi selalu diliputi kecemasan, ketidaktenangan”, terang Kyai Fadhil.

Kami menghimbau para ulama akherat untuk memperjuangkan tegaknya agama Allah melalui tegaknya khilafah. Karena ulama mukhlisin itulah orang yang mendapatkan ridha Allah SWT. Dari ulama’ seperti itulah pertolongan Allah datang.

“Khilafah baik kita berjuang atau tidak, khilafah pasti tegak. Orang-orang yang ikut berjuang adalah orang-orang yang sangat beruntung. Karena dalam sistem khilafah aturan islam akan diterapkan secara kaffah hingga membawa keberkahan dan rahmat Allah SWT”, tutup Kyai Fadhil.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …