Serial Hadits Penguat Perjuangan #4

عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عُمَرَ  رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ :  كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآَلِهِ وَسَلَّمَ جَالِسًا ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآَلِهِ وَسَلَّمَ :  ” أَتَدْرُونَ أَيُّ أَهْلِ الإِيمَانِ أَفْضَلُ إِيمَانًا ؟ ” قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، الْمَلائِكَةُ ؟ قَالَ : ” هُمْ كَذَلِكَ ، وَيَحِقُّ ذَلِكَ  لَهُمْ ، وَمَا يَمْنَعُهُمْ وَقَدْ أَنْزَلَهُمُ اللَّهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي أَنْزَلَهُمْ بِهَا ، بَلْ غَيْرُهُمْ ” ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، فَالأَنْبِيَاءُ الَّذِينَ أَكْرَمَهُمُ اللَّهُ تَعَالَى بِالنُّبُوَّةِ وَالرِّسَالَةِ ؟ قَالَ : ” هُمْ كَذَلِكَ ، وَيَحِقُّ لَهُمْ ذَلِكَ ، وَمَا يَمْنَعُهُمْ وَقَدْ أَنْزَلَهُمُ اللَّهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي أَنْزَلَهُمْ بِهَا ، بَلْ غَيْرُهُمْ ” ، قَالَ : قُلْنَا : فَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : ” أَقْوَامٌ يَأْتُونَ مِنْ بَعْدِي فِي أَصْلابِ الرِّجَالِ ، فَيُؤْمِنُونَ بِي ، وَلَمْ يَرَوْنِي ، وَيَجِدُونَ الْوَرَقَ الْمُعَلَّقَ ، فَيَعْمَلُونَ بِمَا فِيهِ ، فَهَؤُلاءِ أَفْضَلُ أَهْلِ الإِيمَانِ إِيمَانًا ”  . هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الإِسْنَادِ ، وَلَمْ يُخَرِّجَاه

Diriwayatkan dari Zaid bin Aslam dari Bapaknya dari Umar bin Khattab – رضي الله عنه- ،dia berkata: Aku pernah duduk bersama nabi, kemudian nabi bertanya: Tahukah kalian siapa di antara ahli iman yang paling utama imannya?. Para sahabat menjawab : Ya Rasulalloh, mereka adalah para Malaikat.

Rasulullah – صلى الله عليه وسلم- bersabda: Memang malaikat seperti itu, dan hal itu layak bagi mereka, tidak ada yang mengalangi mereka untuk menjadi ahli iman yang paling utama. Dan Allah telah menempatkan mereka di tempat yang layak bagi mereka. Melainkan siapakah ahli iman yang paling utama selain mereka?. Para sahabat menjawab : kalau begitu,mereka pasti para nabi yang telah dimuliakan Allah dengan kenabian dan risalah.

Rasulullah – صلى الله عليه وسلم- bersabda : Memang para nabi seperti itu, dan hal itu layak bagi mereka, tidak ada yang mengalangi mereka untuk menjadi ahli iman yang paling utama. Dan Allah telah menempatkan mereka di tempat yang layak bagi mereka. Malainkan siapakah ahli iman yang paling utama selain mereka?. Umar berkata : Kemudian kami bertanya kepada Rasulullah – صلى الله عليه وسلم- : kalu begitu siapakah mereka itu ya Rasulalloh ?. Rasulullah – صلى الله عليه وسلم- menjawab: Mereka adalah orang-orang yang dating setelah-ku, mereka ada di tengah-tengah orang-orang kuat. Kemudian mereka beriman kepadaku padahal tidak melihatku. Keudian mereka menemukan lembaran yang digantungkan (AL-Qur’an yang tidak diamalkan), maka mereka mengamalkan isinya. Mereka itu adalah Ahli ian yang paling utama imannya. HR. Riwayat Al-Hakim dalam al-Mustadrok. Dia bekata : Hadits ini sahih sanadnya meski tidak diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Saudaraku, saat ini kita hidup di zaman, di mana al-Qur’an tidak diamalkan. Al-Qur’an diabaikan, hukum-hukumnya ditinggalkan, diganti dengan hukum-hukum buatan manusia. Di saat seperti ini, akan ada sekelompok umat nabi yang dipuji keberadaannya oleh nabi – صلى الله عليه وسلم-. Mereka adalah orang yang paling utama iman-nya. Iman mereka adalah iman yang menakjubkan. Kenapa?. Pertama: Mereka tidak melihat nabi – صلى الله عليه وسلم- tapi mereka beriman kepada nabi – صلى الله عليه وسلم-. Mereka selalu berupaya meneladani nabi dalam segala hal. Ya..meneladani nabi dalam ibadahnya, dalam kehiduan keluarganya, dalam bernegara dan berpolitik, dalam dakwah dan perjuangannya. Kedua; mereka berupaya mengamalkan al-Qur’an di saat orang lain tidak mengamalkannya. Di saat manusia kebanyakan mendahulukan sistem buatan manusia, bahkan menjunjung tinggi, hingga menyatakan “harga mati. Mereka justru berjuang untuk menjungjung tinggi hukum-hukum al-Qura’n meski resikonya berat. Mereka dikucilkan dan diftnah radikal. Mereka harus berhadapan dengan rejim anti islam dan menghadapi ancaman dan siksaan. Mereka tidak meperduliakn semua itu. Yang diperdulikannya hanya satu “ Hukum Allah harus tegak di muka bumi ini” . Ya, mereka adalah orang-orang hebat,orang-orang kuat nabi menyebutnya : Fi Ashlaabir Rijal”.

Semoga kita termasuk Ahli iman yang paling utama imannya, sebagimana dinyatakan dalam sabda baginda Nabi – صلى الله عليه وسلم-.

Wasaalam Saudaramu ;

Yasin Muthohar | Mudir Ma’had Al Abqary Serang Banten

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Sajiyyah (Karakter atau Ciri Khas) Kita Pengemban Dakwah: Interaksi Dengan Masyarakat Untuk Dakwah

Kuliah Pemikiran Islam Oleh: KH. Musthafa A. Murtadlo A.Keutamaan Interaksi Dengan Masyarakat Untuk Berdakwah, Serta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *