Sebagian Kaum Muslim Tangerang Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440H, Selasa ,4 Juni 2019 dengan Mengikuti Rukyat Hilal Global

Tangerang, (shautululama) – Takbir bergema di Masjid Abdul Aziz Cikupa, Tangerang yang dihadiri oleh kaum muslim untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri, Selasa 4 Juni 2019. Antusias merayakan Idul Fitri pada hari itu cukup ramai, hal ini terlihat dengan banyaknya jama’ah sholat ied hingga pelataran masjid.

Pelaksanaan Sholat Ied dimulai pukul.07.00 WIB dan tampil sebagai khatib adalah Ustad Drs. H. Uji Gunawan dan Imam Sholat dipimpin oleh Ustad Syamsul Mu’arif. Dalam khutbahnya Ustad Drs. H.Uji Gunawan menyampaikan setelah berlalunya Ramadhan hendaknya taqwa sebagai yang tersisa, bukan kembali kepada dosa dan maksiat.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, berkenaan dengan kondisi politik di negeri ini yang diwarnai dengan perselisihan untuk berebut jabatan dan kekusaaan. Padahal jabatan dan kekuasaan sesungguhnya hanyalah amanah yang bisa berujung penyesalan di hari pembalasan, sebagaimana sabda Nabi saw.:

Sungguh kalian benar-benar berhasrat terhadap kekuasaan, sementara kekuasaan itu (jika tidak dijalankan dengan amanah) akan menjadi penyesalan (bagi pemangkunya) pada Hari Kiamat. (HR al-Bukhari).

Khatib juga menyinggung berkenaan dengan kondisi ekonomi saat ini, dimana angka kemiskinan dan penganngguran yang masih tingggi. Sementara sebagian besar kekayaan alam negeri ini telah dikuasai oleh pihak asing, swasta dan pribadi-pribadi. Mayoritas rakyat, yang notabene muslim, hanya bisa gigit jari.

Sementara itu harapan rakyat akan ada perubahan politik dengan mengikuti sistem demokrasi diwarnai kecurangan disana-sini, dan tragedi kematian ratusan petugas pemilu. Kriminalisasi terhadap ulama, tokoh umat dan aktifis dakwah masih terus terjadi, dan menegakan keadilan pada saat ini seperti menegakan benang basah.

Khatib juga mengulas kondisi kaum muslim di luar negeri, sebagaimana yang terjadi di Syuriah, Palestina masih terus berdarah-darah. Begitu juga kaum Muslim di Uighur dan Rohingya yang mengalami penindasan oleh kaum kafir barbar.

Dengan pemaparan kondisi kaum muslim di atas, Khatib mengajak kepada kaum muslim yang beriman untuk menjadikan taqwa sebagai buah dari shaum Ramadhan. Bukan taqwa yang pura-pura, yaitu taqwa yang sebenarnya (haqqa tuqâtih). Sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah SWT dalam QS Ali Imran [3] ayat 102.

Taqwa tentu harus diwujudkan tidak hanya dalam ranah individu belaka, tetapi juga pada ranah masyarakat dan negara. Inilah yang boleh disebut sebagai “ketaqwaan kolektif”.

Ketaqwaan kolektif ini hanya mungkin bisa diwujudkan dalam institusi negara yang menerapkan syariah Islam secara kâffah. Institusi negara itu tidak lain adalah Khilafah ala minhaj an-nubuwwah. Khilafah inilah yang pernah dipraktikan secara nyata oleh Khulafaur Rasyidin ridwânulLâh alayhim dulu.

Setelah selesai pelaksanaan Sholat Ied, dilanjutkan dengan mushafahah, para jama’ah bersalaman dan berpelukan hingga sebagian banyak yang berurai air mata. Tanpa terasa kita sudah ditinggalkan oleh bulan yang agung yang memberikan peluang kepada orang-orang yang beriman untuk menggapai derajat mutaqin sebagai peluang memasuki surga Allah SWT.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *