Refleksi Akhir Tahun 2018 dan Nobar Reuni 212: Kuatkan Persatuan, Tegakkan Islam Kaffah

0
319

Malang, (shautululama) – Aksi Bela Tauhid 212 di Monas di awal bulan Desember dan kejadian-kejadian aktual sepanjang 2018 menginspirasi jamaah pengajian Ahad ba’da Subuh Masjid Al Hidayah di Blimbing Malang untuk menyelenggarakan Refleksi Akhir Tahun 2018 dan dan Nobar Reuni 212.

Acara yang digelar pada hari Ahad (30/12/2018) ba’da sholat subuh berjamaah ini dihadiri lebih dari 40 jamaah. Mereka dengan serius mendengar pemaparan materi oleh Ustad Muhammad Arifin, M.Ag., Mudir Pesantrean Al Andalusia Kota Batu, sekaligus Trainer Motivasi.
Di awal paparannya Ustad Arifin mengajak segenap peserta refleksi akhir tahun untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus terus melakukan muhasabah terhadap diri, lingkungan, dan masyarakat.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

“Melihat fakta-fakta di lapangan saat ini telah terjadi kerusakan di segala aspek kehidupan, dalam artian telah terjadi krisis multidimensi yang mendera bangsa ini”, ungkap beliau mengawali acara.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, mencermati penyebab-penyabab kerusakan yang menimpa bangsa dan negara ini adalah dampak ulah tangan-tangan manusia yang telah berbuat maksiyat kepada Allah SWT.

Lalu Ustad Arifin mengutip firman Allah SWT dalam surat Ar Ruum ayat 41 yang terjemahannya:
“Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar”.
Setiap kemaksiatan akan menyebabkan dosa bagi pelakunya dan akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan.

Sebagai solusi atas berbagai kerusakan dan krisis multidimensi yang mendera bangsa Indonesia yang kita cintai ini, Ustad Arifin mengajak mari kembali kepada syariah dan hukum dari Allah SWT.

Kita harus terus menguatkan persatuan ummat dan bersama-sama terus berjuang menegakkan syariah dan menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara kaffah, pungkasnya.

Selanjutnya dilaksanakan Nobar (nonton bareng) Reuni 212 dengan judul “Ketika Al Liwa’ dan Ar Royah Menyatukan Umat”. Para peserta sangat antusias menyaksikan film tersebut sambil menikmati sajian hangat kacang ijo dan roti.

Semangat para peserta semakin bertambah ketika dilakukan testimoni dari peserta alumni Aksi Reuni Bela Tauhid 212. Salah satunya disampaikan oleh Ketua Takmir masjid Al Hidayah, H. Chairul Saleh, yang turut hadir dalam 212 di Monas.(slm/hs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here