Ramah Tamah Ulama Aswaja Bandung dengan Keluarga Besar Kopbatin Charter Bandung, Siap Berjuang Menegakkan Khilafah

Bandung, (shautululama) – Komunitas Pecinta Batu Cincin (KOPBATIN) chapter Bandung bersama Alim Ulama ASWAJA se-Bandung Raya mengadakan ramah tamah.

Acara ramah tamah Ulama Aswaja Bandung dengan Keluarga Besar Kopbatin Chapter Bandung ini, digelar pada Senin 14 Oktober yang bertempat di RM. Ikan Bakar Abah Ottey, Tegal Kawung Cimahi.

Acara dibuka oleh Ketua Kopbatin Chapter Bandung sekaligus tuan rumah, Moekti Candra atau yang akrab disapa Abah Ottey.

Dilanjutkan sambutan oleh Gus Jun selaku Pimpinan Pusat KOPBATIN. Beliau berpesan, melalui KOPBATIN ini mari kita satukan ummat menuju tegaknya syariah dan khilafah.

Menginjak sesi berikutnya, bedah hadist mengenai hal-hal yang berkaitan dengan batu cincin.
“Cincin pada zaman nabi memiliki peran penting dalam korespondensi dengan para raja. Bahkan para raja tidak mau menerima surat dari nabi kecuali di dalamnya terdapat stempel cincin Nabi”, ujar Ustad Yuana Ryan Tresna selaku pembicara pada kesempatan sesi ini.

Di akhir acara ramah tamah Ulama Aswaja Bandung dengan Keluarga Besar Kopbatin Chapter Bandung ini, memberikan pernyataan sikap sebagai berikut :

  1. Dakwah menegakkan Khilafah dengan meneladani manhaj dakwah Rasulullah SAW adalah kewajiban sebagaimana telah menjadi kesepatan Ulama Alussunnah wal Jamaah.
  2. Kewajiban menegakkan Khilafah ini telah menjadi ijmak para ulama, khususnya ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja).  Imam al-Qurthubi menegaskan, “Tidak ada perbedaan pendapat mengenai kewajiban tersebut (mengangkat khalifah) di kalangan umat dan para imam mazhab; kecuali pendapat yang diriwayatkan dari al-‘Asham (yang tuli terhadap syariah)  dan siapa saja yang berkata dengan pendapatnya serta mengikuti pendapat dan mazhabnya.” (Al-Qurthubi, Al-Jâmi’ li Ahkâm al-Qur’ân, 1/264).
  3. Khilafah bukan sembarang kepemimpinan, melainkan kepemimpinan yang menjadi pengganti kenabian dalam memelihara urusan agama ini, dan mengatur urusan dunia dengannya. Ini ditegaskan oleh Imam al-Mawardi (w. 450 H), Imam al-Haramain al-Juwaini (w. 478 H) dan para ulama lainnya.

Oleh karena itu, kami para Ulama yang hadir pada Kopdar Kopbatin dan Ulama Aswaja Bandung, InsyaAllah siap dan akan senantiasa bersama para pengemban dakwah Islam, membelanya, mendukungnya, serta ikut serta aktif berjuang bersama para pengemban dakwah Khilafah.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Demi Menjaga dan Menyelamatkan Generasi Muda Bangsa Kita Dari Perilaku Amoral, Ulama Aswaja Surabaya Raya Bermultaqa

Surabaya, (shautululama) – Maraknya kasus pelecehan seksual di dunia pendidikan melatarbelakangi lahirnya Permendikbud Nomor 30 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *