Petisi Penolakan Perrpu Nomor 2 Tahun 2017 Jamaah MT Miftahus Sa’adah

Tangerang (shautululama.com). Jamaah MT Miftahus Sa’adah Panongan Kab Tangerang Banten, menandatangani Petisi Penolakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Keormasan. Mereka menilai Perppu Ormas yang dikeluarkan pemerintah ini multi tafsir, berpotensi menjadikan rezim represif dan diktator serta ancaman bagi dakwah dan Islam.

Shahibul fadhilah Al Mukarom ustad Khudoril Yaum selaku pembicara, mengingatkan bahwa ulama adalah hamba yang paling takut kepada Allah SWT. Takut dalam makna taqarrub, mendekat kepada Allah sehingga sudah menjadi kewajiban para ulama untuk berada di garda terdepan menolak Perppu ini. Mengapa Perppu ini harus ditolak? “Karena menyamakan Islam yang dari Allah dengan ajaran buatan manusia seperti Marxisme, Leninisme, Kapitalisme dan isme-isme lain buatan manusia yang terbatas. Ini merupakan bentuk penistaan terhadap ajaran Islam,” tandasnya.

Acara bertajuk “Ngopi Sareng Ajengan” ini digelar sekali sebulan, dihadiri para ustad, pengurus majelis ta’lim di sekitar kecamatan Panongan, serta muhibbin Shahibul Fadilah Al Mukarom ustad Hadi Subhan.
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 24 September 2017 dan diakhiri dengan penandatanganan petisi penolakan Perppu. Selain itu, mereka juga mengancam tidak akan memilih calon Kepala Daerah maupun Wakil Rakyat yang berasal dari partai pendukung Perppu ini.(hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *