PERNYATAAN ULAMA PROBOLINGGO MENSIKAPI PERMASALAHAN PALESTINA

Berkenaan dengan pernyataan Donald Trump, Presiden Amerika, yang menetapkan Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel dan terus berlangsungnya penjajahan zionis Israel atas Palestina serta tidak tegasnya sikap para penguasa muslim, kami Ulama Probolinggo menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

1. Kami Para Ulama menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel karena klaim itu makin menguatkan cengkeraman zionis Israel atas Tanah Suci Palestina. Namun demikian, Kami juga menolak tegas untuk mengakui Tel Aviv sebagai ibu kota Israel, karena hal itu berarti mengakui keberadaan negara Israel yang dibangun di atas tanah rampasan, yakni Tanah Palestina.

2. Kami Para Ulama menyadari bahwa forum-forum internasional yang diadakan untuk membahas permasalahan Palestina, hanya sebagai upaya untuk meredam kemarahan publik kaum Muslimin sehingga tidak menjadi gerakan yang lebih besar serta membahayakan rezim dan hegemoni kapitalisme negara kafir penjajah. Selain itu, forum tersebut hanya memberikan solusi semu bagi masalah Palestina, yaitu solusi dua negara, yang berarti pengakuan terhadap keberadaan Israel, sang penjajah Palestina. Alhasil, ini adalah solusi palsu yang harus ditolak kaum muslimin karena ini bukanlah solusi, melainkan bentuk pengakuan dan pembenaran terhadap perampokan Israel atas Tanah Palestina.

3. Kami Para Ulama menyerukan kepada Penguasa dan seluruh kaum muslimin, untuk menyadari dengan sepenuhnya bahwa solusi hakiki untuk masalah Palestina adalah memerangi dan mengusir Israel dari seluruh tanah Palestina dengan cara melakukan Jihad Fi Sabilillah, sebagiamana firman Allah SWT:
قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian, menghinakan mereka serta akan menolong kalian atas mereka sekaligus melegakan hati kaum Mukmin (TQS at-Taubah [9]: 14).

4. Solusi Jihad Fi Sabilillah sangat mungkin dilakukan karena kekuatan militer negeri Muslim saat ini sangatlah besar, namun hal ini tampaknya mustahil terjadi mengingat tidak ada satupun negeri Muslim saat ini yang menjadikan akidah dan syariah Islam sebagai asas dan standar bernegara, termasuk mengadopsi Jihad Fi Sabilillah dalam politik luar negerinya.
Karena itu penyelesaian tuntas masalah Palestina tidak lain adalah dengan mewujudkan kekuasaan Islam yang berlandaskan akidah dan syariah Islam, yaitu Khilafah ‘Ala Minhajin Nubuwwah, yang akan melancarkan jihad terhadap siapa saja yang memusuhi Islam dan kaum Muslimin.

5. Kami Para Ulama menyerukan kepada Penguasa Negeri Muslim untuk memutuskan segala bentuk hubungan diplomatik dan hubungan internasional lainnya dengan negara kafir penjajah seperti Amerika Serikat, apalagi Israel. Ini adalah sebagai bentuk sikap tegas yang menggambarkan kewibawaan kita, kaum muslimin, di hadapan negara kafir penjajah.

Probolinggo, Jum’at, 29 Desember 2017
Tertanda

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *