PERNYATAAN SIKAP ULAMA PADA MULTAQO ULAMA AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH DI MADURA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan mengharap ridho dari Allah SWT dan syafa’at Rasulillah saw, Kami para Ulama, Kyai dan Habaib mengadakan Multaqo Ulama Ahlu sunnah wal Jama’ah di Madura Ahad 31 Maret 2019. Multaqo ini merupakan upaya dalam rangka menjalankan tugas sebagai pewaris para nabi, yaitu menjaga kemurnian agama, membimbing umat dan ber-amar ma’ruf nahi munkar; agar umat senantiasa menjadikan Islam sebagai pedoman dalam kehidupan, baik secara individu, keluarga, bermasyarakat dan bernegara.
Dalam Multaqo ini Kami menyampaikan Taushiyah sebagai berikut:

  1. Bahwa Islam merupakan agama yang sempurna dan satu-satunya agama yang diridhoi Allah swt. sebagaimana firman-Nya;
    اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتى ورضيت لكم الإسلام دينا

    “pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu, telah Kucukupkan nikmat-Ku untukmu dan telah Aku ridhoi Islam menjadi agama bagimu”. (QS. Al Maidah: 3)

  2. Bahwa Khilafah adalah bagian dari ajaran Islam; hukum menegakkannya wajib; menghalangi, mengancam, mengkriminalisasi dan mempersekusi perjuangannya merupakan kemunkaran.
  3. Bahwa para pejuang dan kelompok, jamaah atau organisasi yang memperjuangkan Khilafah adalah orang-orang, kelompok, jamaah atau organisasi yang menjalankan kema’rufan, tidak boleh dihalang-halangi, diancam, dikriminalisasi dan dipersekusi.
  4. Bahwa kami para Ulama, Kyai dan Habaib akan senantiasa bersama para pengemban dakwah Islam, membelanya termasuk para pengemban dakwah Khilafah,

Terkait dengan perkembangan situasi yang ada, Kami menyatakan sikap:
1. Mengecam kepada siapa saja yang mengkriminalisasi ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yakni Khilafah.
2. Siapa saja yang menghalang-halangi, mengancam, mengintimidasi dan mempersekusi orang, kelompok atau jamaah yang memperjuangkan syari’ah dan Khilafah, adalah orang-orang mungkar.
3. Kami, para Ulama, Kyai dan Habaib, akan senantiasa bersama dan membela orang, kelompok, jamaah atau organisasi untuk memperjuangkan Khilafah.
4. Oleh karena itu Kami, para Ulama, Kyai dan Habaib pada multaqo Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah menyeru :

Hendaknya umat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, jangan mudah diadu domba.
Hendaknya umat mewaspadai berbagai upaya yang akan membahayakan Islam dan kaum muslimin; berkembangnya paham sekularisme, pluralisme, liberalisme sosialisme dan komunisme.
Hendaknya umat mewaspadai kemungkinan adanya penjajahan, kolonialisasi China dan asing atas Indonesia.
Hendaknya umat tetap berada dalam agendanya sendiri sebagai fa’il (yang memiliki tujuan dan kegiatan) atas dirinya sendiri dalam perjuangan dakwah lii’lai kalimatillah, izzul Islam wal muslimin (meninggikan kalimat Allah, menjaga kemuliaan Islam dan kaum muslimin).
Hendaknya pemerintah beserta aparat-aparatnya, –mulai dari tingkat pusat sampai dengan desa–, agar bersikap amanah, jujur, dan adil dalam memegang dan menjalankan tugas melayani umat.

عن أبى ذر قال قلت يا رسول الله ألا تستعملني قال فضرب بيده على منكبى ثم قال يا أبا ذر إنك ضعيف وإنها أمانة وإنها يوم القيامة خزي وندامة إلا من أخذها بخقها وأدى الذى عليه فيها

Dari Abu Dzar ra, dia berkata: “aku bertanya, Wahai Rasulallah apakah engkau tidak mengangkatku sebagai pegawai?” Lalu Nabi saw sambil menepuk pundak Abu Dzar bersabda:

“Wahai Abu Dzar, engkau lemah. Sedangkan jabatan itu amanah, sedangkan amanah itu di hari kiamat akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambil dan menunaikan sesuai haknya”.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
MADURA, Ahad 24 Rojab 1440 H/31 Maret 2019 M

ULAMA, KYAI DAN HABAIB
MULTAQO ULAMA AHLU SUNNAH WAL JAMAAH

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *