PERNYATAAN SIKAP ULAMA MALANG RAYA, OPINI NEGATIF TENTANG KHILAFAH DAN SYARIAH MERUPAKAN UPAYA MEMOJOKKAN ISLAM

0
820

Pernyataan Sikap Ulama Malang Raya

Bismillahirrahmaanirrahiim
Pada hari ini, Ahad 25 Syawal 1439 H/ 8 Juli 2018 telah berlangsung acara halal bi halal ulama ahlussunnah wal Jama’ah bersama para tokoh Malang Raya, bertempat di Ponpes Tahfidzul Qur’an Al-Furqon.  Dalam acara tersebut, telah bermusyawarah dan berijtima’ para ulama dan asatidz untuk membahas berbagai permasalahan yang menimpa umat Islam. Kondisi ini telah membuat para ulama’ dan umat Islam gelisah.

Beberapa perkara yang menjadi kegelisahan para ulama’ dan umat Islam saat ini salah satunya adalah adanya anggapan dan opini negatif tentang Khilafah dan Syariah Islam. Isu ini terus disampaikan oleh orang-orang, kelompok maupun oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab dan dengan sengaja ingin memojokkan Islam dan ide-idenya.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Kegelisahan berikutnya adalah adanya upaya dari orang-orang, kelompok maupun oknum pemerintah yang melakukan persekusi terhadap individu dan kelompok yang menyerukan penerapan Syari’ah Islam dan Khilafah sebagai bagian dari ajaran Islam yang agung dan harus diperjuangkan penerapannya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya persekusi terhadap individu, maupun kelompok seperti Hizbut-Tahrir Indonesia dan juga pendukung-pendukungnya dengan perlakuan yang tidak layak. Padahal kontribusi mereka terhadap negeri ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kegelisahan berikutnya adalah situasi politik yang memanas dengan adanya agenda nasional pelihan Kepala Daerah 2018, maupun pemilihan anggota legislatif dan Presiden di 2019 dan justru menjadikan umat ini tercerai berai dan justru jauh dari Islam dan ajarannya.

Untuk itu, menimbang hal-hal tersebut, maka kami ulama dan tokoh Malang Raya menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Kami para ulama menyeru kepada kaum muslimin untuk menyadari bahwa khilafah merupakan bagian dari ajaran Islam dan ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan memperjuangkan ajaran tersebut merupakan Fardhu Kifayah bagi kaum muslimin. Dengan tegaknya khilafah, maka hukum-hukum Islam dapat diterapkan secara sempurna dan bisa disebarkan ke seluruh penjuru dunia serta dapat menjadikan kaum muslimin bersatu.

2. Kami para ulama merupakan pewaris para nabi akan menjadi penerus dakwah dan menjadi bagian terdepan untuk menyampaikan Islam secara Kaffah dan mendukung kelompok maupun organisasi yang mendakwahkan ajaran Islam secara kaffah termasuk di dalamnya Syariah dan Khilafah. Kami juga akan bersama dengan Hizbut Tahrir dan para anggotanya yang menyerukan penerapan Syariah dan Khilafah, untuk terus melakukan amar ma’ruf nahi mungkar dalam menjalankan ajaran ahlus sunnah wal jama’ah.

3. Kami para ulama juga menyerukan kepada kaum muslimin untuk waspada dengan agenda pemilu legislatif maupun pemilihan presiden tahun 2019 dan agar kaum muslimin memilih pemimpin yang mau menolong agama Allah dengan menegakkan syariat-syariat-Nya secara menyeluruh, serta menyeru kepada kaum muslimin untuk menjauhi calon maupun partai yang memusuhi Islam, memusuhi ajarannya, memusuhi para ulama yang merupakan pewaris nabi maupun memusuhi kelompok-kelompok Islam yang berjuang untuk Islam, serta menyeru kaum muslimin untuk menjauhi calon dan partai yang enggan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh.

Demikian pernyataan ini dibuat untuk menjadi perhatian dan acuan bagi kaum muslimin.
Malang, Ahad 8 Juli 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here