Pernyataan Sikap Ulama Karawang dan Purwakarta dalam Multaqo Ulama ASWAJA : “KIPRAH ULAMA CINTA NEGERI, JAGA KEUTUHAN NEGERI, TOLAK KEDZALIMAN, TERAPKAN ISLAM KAFFAH”

Karawang, (shautululama) – Dalam penyataan sikap ulama yang dibacakan oleh Ustadz Ahmad, Pimpinan MT Al Ikhlash Purwakarta, pada acara Multaqo ulama tanggal 17 Januari 2021 ada beberpa point yang beliau sampaikan di antaranya :

1).Wajib hukumnya bagi pemimpin muslim untuk menjaga keutuhan wilayah negerinya, dan haram membiarkan separatisme dan menindak tegas para pelaku dan pendukungnya, baik di dalam dan luar negeri.

2). Wajib hukumnya menerapkan Syari’at Islam secara kaffah; agar keutuhan wilayah terjaga, dengan kepemimpinan yang adil, dan didukung oleh rakyat yang taat.

3). Mengutuk tindak pembunuhan, tindakan tanpa hukum atau extra judicial killingyang dilakukan aparat keamanan atas enam orang kaum muslimin, mendo’akan kebaikan bagi yang wafat,  dan menegaskan haram hukumnya membunuh mukmin tanpa alasan yang haq (syar’i) dan harus diberikan sanksi setimpal sesuai Syariah Islam.

4). Menyampaikan nasihat kepada pemerintah di negeri ini:

a). Untuk meninggalkan sekulerisme, prinsip memisahkan agama dari kehidupan (fasluddin anil hayah), sebagai dasar dari sistem kapitalisme-demokrasi-liberal. Sesungguhnya kebebasan (freedom, hurriyah), khususnya kebebasan menentukan nasib sendiri(freedom to self-determination)adalah buah dari demokrasi yang hakikatnya adalah jeratan berbahaya untuk pemisahan wilayah (separatisme) yang senantiasa didukung kekuatan asing, sebagaimana telah terjadi dalam kasus lepasnya Timor Timur tahun 1999 melalui referendum.

b). Untuk menolak Demokrasi, Sistem Kufur, haram untuk mengambilnya, menerapkannya, menyebarluaskannya. Demokrasi telah melahirkan rezim sekuler radikal, pemimpin dan undang-undang zhalim yang tidak akan membawa kebaikan di dunia dan akhirat.

5). Khilafah adalah ajaran Islam, ajaran ahlussunnah wal Jamaa’ah, para ulama muktabar sepakat akan wajibnya. Kriminalisasi, dan persekusi terhadap khilafah adalah kriminalisasi dan persekusi terhadap ajaran Islam, yang merupakan perbuatan terlaknat dunia dan akhirat, serta pelakunya mendapatkan adzab neraka yang menghinakan (QS. Al Ahzab: 57).

6). Menyeru kepada seluruh umat Islam khususnya para ulama untuk terus menerus berdakwah di jalan Allah, mengajak kepada kebaikan, demi tegaknya Syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan di bawah naungan Khilafah Rasyidah ‘alaa Minhajin Nubuwwah.

Sementara terhadap para ulama, Beliau mengingatkan bahwa ulama punya tugas untuk memperjuangkannya. Secara faktual dan historis, khilafah adalah institusi yang membuat umat Islam bisa terlindung dari kezaliman.

“Dalam lintasan sejarah panjang, khilafah terbukti satu satunya institusi solusi dan pelindung terpercaya terhadap agama dan umat islam,” pungksnya dihadapan para ulama yang hadir.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …