Pernyataan Sikap Forum Tokoh Masyarakat Peduli Umat Bojonegoro, Bebaskan KH. Heru Ilyasa Dari Segala Tuntutan

Kami ulama Aswaja Bojonegoro mengingatkan bahwa ulama adalah pewaris nabi. Maka kedudukan ulama yang mukhlis, ulama akhirat adalah mulia dan wajib dimuliakan. Rasulullah saw bersabda:

“Siapa yang memuliakan orang alim, sungguh ia memuliakanku. Dan siapa yang memuliakan aku, sungguh ia memuliakan Allah. Dan siapa yang memuliakan Allah, maka tempat kembalinya adalah surga.”

Ulama adalah guru yang menuntun dan membimbing umat, ibarat pelita yang akan menerangi jalan. Sehingga umat dapat tertunjuki ke jalan yang benar dan diridloi Allah. Maka dapat dibayangkan bagaimana ketika ulama tidak ada, umat tidak ada yang membimbing, tidak ada yang menunjukkaan ke jalan yang benar. Maka kriminalisasi ataupun persekusi kepada ulama pada hakekatnya adalah upaya menghilangkan peran ulama. Padahal akibatnya adalah rusaknya tatanan masyarakat karena tidak ada yang membimbingnya. Maka benarlah apa yang diriwayatkan oleh sahabat Ibnu ‘Abbas ra:

“Ada dua golongan manusia, jika keduanya baik maka baiklah manusia dan jika keduanya rusak maka rusaklah manusia, yaitu ulama dan umara.”

Sepanjang sejarah umat Islam, para Ulama senantiasa dimuliakan. Sebab, merekalah pewaris Nabi. Di saat umat tersesat, Ulama yang memberi petunjuk jalan. Di saat umat bodoh, Ulamalah yang membimbing dan mendidik umat untuk mengenal Tuhannya, memahami tujuan hidupnya dan menjalani tugas di dunia sesuai dengan syari’at-Nya.

Tetapi, perlakuan terhadap Ulama saat ini justru sangat buruk; persekusi, intimidasi, kriminalisasi dan bui. Sebagaimana yang dialami oleh seorang ulama ahlussunnah wal jama’ah Mojokerto, KH Heru Ilyasa.

Oleh karena itu, kami para ulama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam FORUM TOKOH MASYARAKAT PEDULI UMAT BOJONEGORO berkeyakinan :

1. Bahwa Ulama adalah pewaris Nabi, wajib hukumnya untuk memuliakan Ulama
2. Bahwa tugas para Ulama adalah mendakwahkan Islam, sebagaimana tugas Nabi
3. Bahwa mendakwahkan Islam merupakan perbuatan terpuji, karena melanjutkan tugas Nabi
4. Bahwa Khilafah adalah ajaran Islam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
5. Bahwa kriminalisasi terhadap Ulama pewaris Nabi, kriminalisasi terhadap kegiatan dakwah Islam dan kriminalisasi terhadap ajaran Islam (Khilafah) merupakan bentuk kedhaliman.

Oleh karena itu, kriminalisasi terhadap Ulama pewaris Nabi, kriminalisasi terhadap kegiatan dakwah Islam dan kriminalisasi terhadap ajaran Islam (Khilafah) merupakan bentuk kedhaliman

Dan, kriminalisasi terhadap KH Heru Ilyasa disebabkan karena menjalankan dakwah Islam –melanjutkan tugas Nabi–, maka kami, para Ulama menolak kriminalisasi tersebut dan meminta agar KH Heru Ilyasa DIBEBASKAN dari segala tuntutan. Bila tidak, maka murka Allah SWT bagi pelaku kedhaliman.

Drs H.Suparno Efendi Hamdani
(Ketua Forum Tokoh Masyarakat Peduli Umat Bojonegoro)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *