Perjuangan Khilafah adalah Perjuangan Ulama

0
271

Depok, (shautululama) – “Perjuangan Khilafah adalah perjuangan para alim ulama!” tandas Kyai Farhan Suhail di hadapan lebih dari 40 tokoh alim ulama, kyai, habaib dan asatidz se-Depok dalam forum Multaqa Ulama Ahlussunnah wal Jamaah Kota Depok pada Sabtu, 19 September 2020.

Beliau pun menegaskan “Jika ada ulama yang mencita-citakan kebangkitan umat, tapi tidak mencita-citakan Khilafah; jika ada ulama yang merindukan persatuan umat, tapi tidak merindukan Khilafah; jika ada ulama yang mengharapkan tertolongnya saudara-saudara muslim yang terzhalimi di berbagai penjuru negeri, tapi tidak berharap pada Khilafah; jika ada ulama yang mengajak pada penerapan Islam kaffah, tapi tidak mengajak pada Khilafah, maka ini tentu menjadi pertanyaan besar. Mungkinkah hal itu semua bisa terwujud tanpa Khilafah?”

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

“Bahkan ulama semacam ini bisa terkategori pengkianat seperti dinyatakan Asy-Syeikh Tsabit Abul Halim Khawaja. Katanya, siapa saja yang disebut ulama lalu ia ridha dan berdiam diri terhadap fakta kerusakan dan kemaksiatan saat ini, maka ia telah berkhianat,” lanjutnya.

Pengasuh Majelis Sabilunnahdhah tersebut, kemudian mengungkapkan bahwa memang ulama itu ada tiga kategori menurut Syeikh Khawaja. Ada ulama sulthah, yaitu ulama yang jadi stempel penguasa dan gemar mendatangi pintu istana. Maka ini harus dihindari dan ijauhkan dari umat. Lalu ada ulama ummah, yaitu ulama yang tujuannya hanya mencari ridha manusia atau hanya mendakwahkan hal-hal yang disenangi masyarakat. Ini juga sulit diharapkan untuk membangkitkan umat. Yang ketiga, ulama millah, yaitu yang berani menyuarakan dan membela kebenaran. Mereka ini tidak pernah takut terhadap celaan para pencela. Maka mereka inilah yang bisa membangkitkan umat.

Adapun rezim tiran itu kenapa lancang menerapkan kebijakan yang zhalim. Kata beliau penyebabnya karena ulama kehilangan wibawanya. Jadi setiap penguasa memang senantiasa memperhatikan sikap para ulama. Jika ulama menjaga wibawa dan kehormatannya, maka para penguasa zhalim tersebut tidak berani berbuat sesukanya, karena khawatir dikoreksi oleh ulama.

Mengutip al-Qadhi Fudhail bin Iyadh, bahwa jika ulama bersikap zuhud terhadap dunia niscaya para tiran itu tunduk kepaa mereka.

Jadi mengapa perjuangan Khilafah itu merupakan perjuangan ulama? Karena penegakkan Khilafah hakikatnya adalah perjuangan yang berdasarkan syariat untuk menegakkan syariat Islam secara kaffah. Dan tentunya yang lebih paham tentang syariat tidak lain para alim ulama.

Oleh karena itu, semestinya ulama berada di garda terdepan dalam memperjuangkan tegaknya Khilafah Islamiyah. Terlebih saat ini kemenangan berupa berdirinya kembali Khilafah sudah di depan mata dan waktunya sudah sangat dekat atas izin Allah SWT.