Penolakan Terhadap Kapitalisme dan Komunisme Semakin Tak Terbendung

0
369

Jombang, Jatim (shautululama)- Dalam multaqa ulama aswaja Jatim, Jateng dan DIY, salah satu ulama yang diminta panitia menyampaikan aqwal minal ulama adalah KH. M. Nizar Ma’ruf, MA, Pengasuh PP. Al Mimbar Jombang, Jawa Timur.
Beliau didaulat panitia untuk menyampaikan pandangannya terkait dengan sistem kapitalisme demokrasi dan komunisme yang terapkan di negeri yang mayoritas muslim ini.
“Semua aturan atau sistem yang tidak berasal dari wahyu adalah lemah dan rapuh. Inilah yang nampak dalam ideologi kapitalisme dan komunisme karena memang sudah sejak awalnya demikian”, ungkap KH. M. Nizar Ma’ruf, MA, Pengasuh Ponpes. Al Mimbar, Jombang, Jawa Timur saat menyampaikan aqwal minal ulama di acara Multaqa Ulama Aswaja Jatim, Jateng dan DIY, Ahad, 9 Agustus 2020 pagi.

Kyai Nizar, diminta secara khusus oleh panitia untuk menyampaikan aqwal minal ulama karena beliau termasuk salah satu ulama pinunjul di Jombang, Jatim.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Dalam multaqa yang dilaksanakan secara daring ini, beliau melanjutkan, “Demokrasi yang terlahir dari ideologi kapitalisme telah terbukti bobrok, penuh kemunafikan dalam keanyataannya, yang hanya mementingkan kepentingan pemilik modal dan penguasa. Rakyat hanya dijadikan komoditas untuk mencapai kekuasaan. Dalam praktek penyelenggaran negara, rakyat tidak pernah didengar pendapatnya”

Oleh karena itu, sudah saatnya kita campakkan kapitalisme komunisme dari negeri ini, dan diterapkan syariah Islam sebagai aturan untuk menggelola negeri ini. Hanya syariat Islam yang bisa memberikan kesejahteraan dan kebaikan negeri ini. Mari para ulama kita berjuang untuk tegaknya Khilafah agar syariah islam bisa dilaksanakan secara kaffah”, seru Kyai Nizar