Penasehat Hukum KH Heru Ilyasa: Tuntutan Jaksa 3 Bulan, Tapi Kami Berharap Terdakwa Dibebaskan

Mojokerto, Jatim (shautululama) – Sidang lanjutkan tindak pidana ITE yang dituduhkan kepada KH Heru Ilyasa, Ulama Aswaja Mojokerto, Jatim kembali digelar, Selasa 1 Oktober 2019.

Sidang yang sedianya dilaksanakan pukul 10.00, diundur sekitar pukul 12. Agendanya pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Mojokerto, Jatim.

Namun saat sidang dimulai, tidak sampai 10 menit waktu yang digunakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ivan Yoko, SH untuk membacakan tuntutan terhadap KH. Heru Ilyasa.

JPU menuntut 3 bulan penjara dipotong masa tahanan dan denda Rp. 2.000,-. Sayangnya JPU langsung meninggalkan ruang sidang sehingga awak media tak sempat mewawancarainya.

Sedangkan dari pihak Penasehat Hukum (PH) KH Heru Ilyasa menggelar konferensi pers selepas sidang ditutup. Sambil dikelilingi oleh para ulama’ dan santri pendukung Kyai Heru Ilyasa, Tim PH Pelita Umat menyampaikan bahwa tidak bisa menerima tuntutan JPU.

Alasannya bahwa apa yang dilakukan oleh Kyai Heru Ilyasa semata-mata dakwah yang konstitusional dan sama sekali tidak mengandung unsur tindak pidana, maka sepatutnya beliau harus dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan.

Sementara itu Zulhaidirsyah, SH, salah satu anggota Tim PH Kyai Heru Ilyasa, menuturkan bahwa tuntutan JPU 3 bulan, tapi kami berharap terdakwah bisa dibebaskan. Karena sebenarnya apa yang dituduhkan kepada Kyai Heru Ilyasa berdasarkan keterangan saksi-saksi adalah lemah dan tidak cukup bukti yang kuat.

“Karena memang dakwah yang dilakukan oleh Kyai Heru Ilyasa, yaitu konten postingan beliau, sesuai dengan spirit anti penjajahan seperti yang diamanahkan oleh konstitusi bahkan dunia internasional pun sepakat menentang penjajahan, zionisme dan semacamnya.

“Nah, untuk itulah beliau menasehatkan kepada saudara-saudara seimannya untuk tidak bekerja sama dengan negara manapun yang nyata-nyata melakukan zionisme seperti Israel. Lha, gitu kok dipermasalahkan?” tegasnya

Berikutnya sidang akan dilanjutkan dengan pembacaan pledoi. (hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *