Pembebasan KH Heru Ilyasa Disambut Hangat Para Ulama dan Muhibbinnya

Mojokerto, (shautululama) – Tibalah hari pembebasan Kyai Heru Ilyasa, hari ini Rabu (13/11). Dijadwalkan pelepasannya jam 08.00 setelah apel pagi.

Semuanya lega dan bahagia penuh rasa syukur menyambut hari pembebasan Kyai Heru Ilyasa. Mereka hadir memberikan dukungan moral, menjemput hingga mengantarnya sampai rumah beliau.

Para santri dan muhibbin Kyai Heru Ilyasa tetap setia mendampingi semua proses peradilan yang dijalani Kyai Heru.  Begitu juga para kyai, ulama dan asatidz kolega Kyai Heru Ilyasa, secara tulus memberikan dukungan dengan bezuk ke Lapas, hadir di Pengadilan, membuat pernyataan di meme atau vlog.

Kyai Heru Ilyasa adalah klien LBH Pelita Umat Korwil Jawa Timur yang telah divonis 3 bulan penjara potong tahanan. Kasus yang menjeratnya adalah dakwaan terhadap pelanggaran UU ITE pasal 28 ayat (2), setelah ada laporan.

Selama menjalani masa hukuman, Kyai Heru Ilyasa merasakan pengalaman spiritual yang luar biasa. Pengalaman spiritual seperti yang dialami Nabi Yusuf, Imam Hambali, Sayyid Quthub, M. Natsir atau Buya Hamka. Insya Allah, penjara dapat menjadi penyempurna beliau sebagai pendakwah dan ulama waratsatul anbiya.

Budi Harjo, S.H.I, Penasehat Hukum Kyai Heri Ilyasa dari LBH Pelita Umat Jatim, telah menyiapkan kebutuhannya.

“Semua tertib administrasi menjelang hari kebebasan Kyai Heru Ilyasa sudah selesai,” ungkap Budi Harjo kepada awak media.

“Sebetulnya yang telah dilakukan Kyai Heru Ilyasa murni amar ma’ruf nahi munkar, sehingga tidak boleh dikriminalisasikan”, tambahnya.

Pra-Peradilan sempat digelar karena permohonan Penasihat Hukum terdakwa, dengan putusan ditolak Pengadilan. Lalu proses peradilan pokok perkara di Pengadilan Negeri Mojokerto berjalan tahap demi tahap, mulai pembacaan dakwaan, penghadiran saksi dan keterangan ahli, pembacaan tuntutan, pledoi, replik, duplik dan terakhir pembacaan putusan.

Dari tuntutan jaksa penuntut umum sebesar 3 bulan penjara potong tahanan, Hakim Ketua memutuskan (30/10) sama persis dengan tuntutan yaitu 3 bulan penjara potong tahanan.

Meskipun penasihat hukum sempat menyatakan ‘pikir-pikir’, putusan hakim akhirnya diterima. Setelah Kyai Heru menjalani masa hukuman (dengan masa tahanan 2 bulan lebih) di Lapas  kelas II B jalan Taman Siswa Mojokerto selama 3 bulan. Semua indah karena dakwah. (rif/hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *