OBOR CHINA MERUBAH INDONESIA DARI TERPURUK MENJADI HANCUR

Lampung Tengah, (shautululama) – Keluarga Besar Majelis Ta’lim Masjid Al-Ikhlas menggelar acara “Peringatan Nuzulul Qur’an 1440 H” yang bertajuk “Nuzulul Qur’an adalah Spirit Penerapan Al-Qur’an secara Kaffah“ dilaksanakan pada pukul 20.30 bertempat di Masjid Al-Ikhlas – Bandar Jaya, Lampung Tengah, Selasa (21/5/2019) bersama Kyai Bustomi Al-Jawy.

Acara dibuka oleh Ustadz Muhidin selaku host, kemudian dilanjutkan pembacaan kalam ilahi oleh Ustadz Sutasono, dan sambutan dari takmir masjid Al-Ikhlas, Ustadz Budiono, M.M.

Masuk pada inti acara, Kyai Bustomi memaparkan tentang semakin carut-marutnya negeri kita tercinta ini, ketidakadilan semakin menyeruak kepermukaan dan tidak bisa disembunyikan lagi.

“Perhatikan saja keadaan rezim sekarang, jika lawan walaupun benar dikriminalkan sedangkan jika kawan meskipun jelas-jelas salah,.. ya aman-aman saja“, ujar beliau.

Keadaan yang serba tidak jelas ini, bahkan telah mempengaruhi sosok yang seharusnya menjadi pelita umat, yaitu ulama.

“Pemilu ini telah sukses memecah belah ummat menjadi dua kubu, dan yang lebih parahnya lagi dimasing-masing kubu ada ulama yang mendukungnya, pertanyaannya ulama mana yang harus kita ikuti ?, “ tanya beliau.

Kemudian beliau menjelaskan bahwa ulama yang harus kita ikuti adalah ulama yang mengikuti kanjeng nabi dan bukan ulama yang ikhtilat dengan penguasa.

Memang kita harus mengikuti ulama karena ulama itu umana’ ur rasul agar kita bisa melihat secara jernih situasi dan kondisi yang melanda umat sehingga tidak salah langkah.

“Saat kisruh kecurangan pemilu, umat terlena bahwa Indonesia sudah menandatangani 23 proyek OBOR (One Belt One Road) China, proyek yang sangat berbahaya untuk negeri kita ini“, tegas beliau.

Beliau melanjutkan bahwa proyek ini ( OBOR, -red ) adalah kerjasama pembangunan jalur sutra baru yang digagas China dan tentu saja Indonesia termasuk dalam rangkaian jalur perdagangan yang dirancang oleh Xi Jinping.

“Dengan alasan pembangunan ekonomi, termasuk infrastruktur, China akan memberikan jebakan hutang kepada Indonesia, sehingga seluruh infrastruktur yang dibangun akan dikuasai oleh China, seperti Srilanka“, papar beliau.

Beginilah nasib negeri kita tercinta, dicabik-cabik oleh barat dan sebentar lagi China menyusul menikmati daging Nusantara yang lezat.

“Padahal, Allah SWT tidak akan memberi jalan kepada orang kafir untuk menguasai kaum muslimin, lalu mengapa kaum muslimin terpuruk ? bahkan para penjajah kafir itu dipersilahakan masuk ke negeri kita, mengapa ?“, tanya beliau yang membuat para hadirin terdiam.

“Karena kita tidak menerapkan hukumnya Allah, Al-Qur’an, “ tegas beliau.

Beliau melanjutkan bahwa dengan menerapkan Al-Qur’an maka penjajahan terhadap kaum muslimin segera dilenyapkan.

Pembacaan doa penutup dari Kyai Bustomi, menandakan acara yang dihadiri 50an jama’ah ini telah berakhir, yang kemudian para peserta melanjutkan makan snack yang telah tersedia dan dilanjutkan foto bersama. [rr]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *