[Ngopi bareng Darrunahdlah]: “HTI, LANJUTKAN PERJUANGANMU”

Bandar Lampung – Majelis Ta’lim Annahdlah menggelar acara “Ngobrol Pemikiran Islam (Ngopi), Amalkan Syariat Islam Kaffah” yang bertajuk “Selalu Istiqomah Tanpa Putus Asa Dalam Perjuangan Adalah Ciri Pemenang” dilaksanakan pada pukul 20.30 bertempat di Saung Tatsqif – Korpri, Bandar lampung, Jum’at (8/3/2019).

“Untuk menjadi pemenang, kita harus selalu istiqomah dalam menapaki jalan perjuangan di jalan Allah karena hukum kausalitas itu sunnatullah, man jadda wa jada“, buka Kyai Bustomi Al-Jawy mengawali acara ngopi kali ini.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa hanya pemenang saja yang layak mendapatkan hadiah dan pemenang yang sebenarnya adalah selamat dari Nerakanya Allah dan masuk Surga.

“Jangan mengaku pemenang jika masih menjalani syariatnya Plato dan jangan pula mengaku layak jadi pemenang jika berputus asa dari rahmat Allah“, tegas beliau.

Karena tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang kafir. Bicara soal kafir, ummat islam tidak pernah memanggil dengan panggilan kafir dalam menyapa mereka. Hanya saja, Allah memberikan sebutan kafir pada mereka karena untuk mengklasifikasi, agar ummat bisa memilih menjadi kafir atau mu’min.

Beliau melanjutkan bahwa sungguh bodoh jika masih meributkan soal kata kafir dalam Al Qur’an, lebih bodoh lagi adalah jika ingin mengamandemen firman Allah tsb, dan yang paling bodoh diantara itu semua adalah seseorang yang berkata “ Kalau ada yang bilang kafir saya tempeleng “.

“Oleh karena itu, kita harus senantiasa berharap rahmat Allah agar selalu istiqomah dan tidak berputus asa dalam menapaki perjuangan penegakkan Khilafah ini yang insyaAllah sudah hampir mencapai titik puncak kemenangan“, kata beliau.

Dicabut badan hukumnya, dipersekusi pendakwahnya, serta fitnah-fitnah yang keji ini adalah bentuk ujian dari Allah dalam menguji keistiqomahan para pejuang dakwah dalam melaksanakan proyek penyadaran umat agar beralih dari sistem kufur menuju sistem Islam.

“Hizbut Tahrir Indonesia, lanjutkan perjuangan!“, tegas beliau menutup sesi ini.

Pembacaan doa oleh Mang Erwan menandakan acara Ngopi ini telah berakhir dan para peserta melanjutkan menikmati kopi yang tersedia lalu mengabadikan momen hangat ini dengan foto bersama. [rr]

About Shautul Ulama

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *