Negeri ini Terpuruk Karena Meninggalkan Syariah Allah

Mojokerto, Jatim (shautululama) – Menanggapi kondisi kaum muslimin, khususnya di Indonesia, KH. Suhardi Anwar, Ulama Aswaja Mojokerto, yang juga tergabung dalam Forum Komunikasi Ulama (FKU Aswaja Mojokerto Jawa Timur), menyampaikan bahwa semenjak runtuhnya Daulah Khilafah Ustmaniyah di Turki kaum muslimin hidup semakin terpuruk. Hal ini karena umat islam semakin dalam meninggalkan ajaran Islam yang merupakan sumber kemuliaan dan keberkahan kehidupan mereka di dunia.

Lanjut Kyai Suhardi, bahkan sangat ironis, kini umat Islam hidup diarahkan dan diatur oleh isme-isme lain yang tidak bersumber dari Allah SWT dan Rasulnya seperti: kapitalisme demokrasi, komunisme sosialisme. Hal ini bukannya membuat umat islam semakin makmur, justru semakin jauh dari kemuliaan dan keberkahan hidupnya di dunia dan ahkerat.

“Kita saksikan di negeri ini, penguasa telah bersekongkol secara nyata untuk memaksakan peraturan RUU HIP yang telah ditolak oleh seluruh elemen umat islam dan bermertamorfose menjadi RUU BPIP. Karena hal ini akan mengancam kehidupan beragama di Indonesia serta memberikan kesempatan lahirnya kembali paham komunis yang sangat bertentangan dengan ajaran agama. Sudah hampir satu abad kita hidup diatur dengan peraturan, isme-isme produk manusia saatnya kita kembali kepada aturan yang berasal dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Jangan kembali kepada aturan produk manusia lainnya”.

Oleh karena itu, kami berpesan kepada penguasa dan pemegang kekuasaan, tinggalkan isme-isme selain yang berasal dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Karena itulah yang menyebabkan kita hidup semakin terpuruk jauh dari rahmat Allah. Hentikan kriminalisasi terhadap para ulama dan ajaran-ajaran islam, karena mereka adalah pejuang yang memiliki peran besar dalam kemerdekaan negeri ini.

Sudah saatnya menjadikan syariat Allah sebagai pengatur kehidupan kita berbangsa dan bernegara serta dalam kehidupan bermasyarakat dibawah sistem khilafah ala minhajin nubuwwah yang dijanjikan. Karena dengan itulah akan mengalirkan rahmat Allah di muka bumi ini, menjadikan negeri ini bangsa yang besar dan mandiri baldatun thoyibun ghofur.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …