Multaqo Ulama Aswaja Sidoarjo, “Seruan Ulama Tolak Proyek OBOR / BRI China”

Sidoarjo, Jatim (shautululama) – 25 Mei 2019 Forum Komunikasi Ulama (FKU) Aswaja Sidoarjo menggelar Multaqo di PP Tahfidz Ulin Nuha dengan tema “Ulama Tolak Proyek OBOR (One Belt One Road) China”. Multaqa ini dihadiri oleh Ulama, Kyai dan asatidz Sidoarjo, lebih dari 75 orang. Diantaranya; KH. Abdul Aziz, KH. Drs. Muhajir, KH. Abdul Hamid, KH. Imam Mardoyo, Ust. Khozin Mubarok dll.

Ustadz Asrul Tsani (Koordinator FKU Aswaja Sidoarjo) dalam kalimah pembuka menyampaikan tentang pentingnya kesadaran berpolitik ulama & umat. Kata beliau; “Kesadaran inilah yang akan menyelamatkan umat dari berbagai makar kaum kafir atas umat Islam. Termasuk agar umat bisa selamat dari penjajahan gaya baru (neoimperialisme) China melalui proyek OBOR/BRI”.

Selanjutnya shohibul bait, KH. Imam Mardoyo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ulama yang hadir. Beliau mendoakan, “semoga semuanya senantiasa bisa istiqomah dalam dakwah. Dakwah dalam rangka menyeruh kepada yang makruf & meninggalkan yang munkar. Termasuk didalamnya menyapaikan kemunkaran proyek OBOR China”.

Berikutnya kalimah minal Ulama. Pertama disampaikan oleh Ustadz Khozin Mubarok pengasuh Majlis Nurul Iman Sidoarjo. Beliau menerangkan bahwa “masa saat ini adalah masa puncaknya kedzaliman yang menimpa umat Islam. Umat tidak hanya didzalimi oleh kafir penjajah, akan tetapi kedzaliman juga telah nyata dilakukan oleh rezim penguasa. OBOR China yang telah membuat banyak negara tersungkur, seperti : Pakistan, Sri Langka, Montenegro, dsb, telah diundang oleh rezim dzalim ini untuk melakukan neoimperialisme di Indonesia”.

Sementara itu, KH. Abdul Aziz, MPd., Pengasuh Majlis Darul Ilmi wa Tsaqafi Sidoarjo, menyampaikan pesan; “agar kita senantiasa berjuang untuk mengembalikan kejayaan Islam. Proyek OBOR China adalah mega proyek China agar menjadi “marshal dunia”, bukan untuk kemajuan negara lain. Ini telah nyata terlihat dari dampak buruk yang dialami negara yang bekerja sama dengan OBOR China. Karenanya Ulama & Umat wajib menolak proyek OBOR yang berpotensi merenggut kedaulatan Indonesia tersebut. Pada badian akhir Beliau menutup kalimahnya dengan mengingatkan mega proyek kaum Muslimin yang tidak boleh dilupakan adalah menegakkan kembali Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah. Sebuah kewajiban agung sekaligus janji dari Pencipta Alam Semesta. Khilafahlah yang akan menghentikan seluruh makar jahat termasuk OBOR China & Khilafahlah yang akan meratakan rahmat dari Sang Pencipta untuk seluruh alam”.

Terakhir, Kalimah minal Ulama disampaikan oleh KH. Drs. Muhajir, Pengasuh Tafsir Al Ibriz Ponpes Ulin Nuha Sidoarjo. Beliau menegaskan bahwa “segala hal dalam kehidupan ini harus dikembalikan pada ketentuan syariat Islam. Termasuk dalam mensikapi proyek OBOR China. Proyek ini jelas keharamannya. OBOR jelas mengandung riba, membahayakan kaum muslimin, tergadaikannya kedaulatan negara, dan banyak kemudhorotan lainnya. Beliau mengingatkan jangan sampai kita yang membaca Al Quran, dilaknat oleh Al Quran. Karena melanggar apa yang telah diharamkan oleh Al Quran. Karenanya Ulama wajib untuk menolak proyek OBOR China”.

Sebagai petutup multaqa dibacakan doa oleh KH. Abdul Hamid, Pengasuh Ponpes Mutiara Islam Sidoarjo.

#TolakOBORChina
#TolakBRIChina
#TolakneoimperialismeberkedokOBOR
#KhilafahajaranIslam
#UlamawajibmemperjuangkanKhilafah

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *