MULTAQO’ ULAMA’ ASWAJA PASURUAN: HENTIKAN KRIMINALISASI KYAI HERU ILYASA

0
833

Rembang Pasuruan, (shautululama) -Bertempat di Masjid Al Hamidy Pasuruan, Rabu, 25 September 2019, Alhamdulillah telah terlaksana acara MULTAQO’ ULAMA’ Pasuruan yang dimulai pukul : 19. 15 diawali dengan pembacaan Sholawat burdah yang dipimpin oleh Ust. Khoiro’i.

Hadir dalam acara ini :
Gus H. Fauzan Bashri, Gus Rohibni Bashri,
KH. Abdul Hamid, Gus Huda , dan masih banyak tokoh lainnya.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Dalam kesempatan yang mulia tersebut Shohibul fadhilah Al Mukarrom Gus Huda Adlany selaku shohibut bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Alim Ulama’, kiyai, ustadz, tokoh masyarakat, serta para jama’ ah, yang hadir pada acara tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa Ulama adalah pewaris para nabi yang mempunyai kewajiban untuk senantiasa menyampaikan dakwah islam, amar ma’ruf nahi mungkar, di tengah ummat, yang tengah mengalami krisis multi dimensi, saat ini, dan mampu memberikan solusi yang shahih, yakni dengan penerapan syariat islam secara kaffah.

Ulama memiliki tugas yang sangat mulia, sehingga jangan sampai ada Kriminilasasi, intimidasi terhadap pengemban dakwah yang menyampaikan kebenaran seperti apa yang dialami oleh Kyai Heru Ilyasa’, semoga beliau diberikan kesabaran, ke istiqomahan dalam dakwah beliau, dimanapun beliau berada.

Beliau juga mengingatkan agar ummat segera tersadarkan, sebagaimana Umar bin Khattab yang awalnya sangat membenci dakwah nabi, bahkan ingin membunuh nabi, berbalik menjadi pelindung nabi dan dakwah islam.

Beliau juga menyampaikan jangan sampai Ada lagi pelecehan terhadap simbol simbol islam, seperti kepada bendera tauhid yakni Al liwa’ dan Ar rayah, masjid yang merupakan tempat yang sangat di sucikan oleh kum muslimin.

Beliau bertanya kepada para jama’ah, ” Bagaimana kalau ada orang yang masuk masjid pakai sepatu, pakai sandal, siapapun dia? ” hampir semua jamaah menjawab bahwa orang itu “gileh”. Yakni orang yang tidak waras.

Shohibul fadhilah al mukarrom Gus Fauzan menyampaikan bahwa dalam berdakwah kita pasti dihadapkan dengan resiko resiko dakwah, namun kita tidak perlu takut menghadapinya. Karena hal tersebut juga pernah di alami oleh baginda Rasulullah Saw.

Ulama’ adalah orang orang yang hanya takut kepada Allah, yang bertugas menyampaikan dakwah islam, amar ma’ruf nahi mungkar, sehingga tidak boleh ada kriminalisai terhadap para pengemban dakwah seperti apa yang alami oleh Kyai Heru Ilyasa,

Beliau menegaskan bahwa siapa yang menolong agama Allah, pasti Allah akan menolongnya, oleh karenanya perjuangan harus ikhlas karen Allah SWT.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Gus Rohibni menyampaikan bahwa hanya dengan islamlah ummat ini akan mendapatkan kemuliaan, beliau juga menjelaskan definisi tentang islam. Bahwa islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah Swt. Kepada baginda Nabi Muhammad Saw untuk mengatur hubungan manusia dengan TuhanNya, hubungan manusia dengan manusia yang lain, serta hubungan manusia dengan dirinya sendiri, yang meliputi akhlak, makanan dan pakaian.

Islam yang paripurna itu akan menghantarkan kepada kemuliaan yang haqiqi, dengan penerapan seluruh syariahnya secara kaffah melalui institusi khilafah, itulah yang harus senantiasa menjadi agenda perjuangan ummat saat ini.

Namun perlu di ingat menurut beliau untuk mengembalikan kejayaan islam, yakni kemenangan islam harus mengikuti metode yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Bukan melalui jalan yang lain,

Oleh karenanya tidak ada pilihan yang lain untuk meraih kemenagan islam dengan tegaknya institusi penerap syariah, kecuali dengan mengikuti metode Rasulullah Saw.

Acara diakhiri tepat pukul 21.00. dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Hamid Adlan, acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan seluruh jama’ah, acara berjalan dengan baik dan lancar serta penuh kekeluargaan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here