MULTAQO ULAMA ASWAJA KAB. MALANG: KHILAFAH MEMBAWA KEBAIKAN BAGI SELURUH BANGSA

Malang, ( shautululama) – Selasa 25 Desember 2018, bertempat di kediaman KH. Abdul Aziz telah berlangsung kegiatan Multaqo Ulama Aswaja Kabupaten Malang. Acara ini diprakarsai oleh Forum Komunikasi Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah Kabupaten Malang.

Hadir dalam acara multaqo ini Ulama Kabupaten Malang, diantara KH. Nasrullah Amin Ulama dari Sumber Tangkil Tirtoyudo, KH. Abdul Aziz Ulama Pengasuh Majlis Taklim sekaligus Ketua MUI Kecamatan Tirtoyudo, KH. Ridloi Pengasuh Ponpes Darussalam Bantur, Kyai Musthofa Pengasuh Majlis Taklim Al-Amanah Dampit, Ustadz Chusnurrohman, Mubaligh muda Dampit, dan sejumlah Pemuka Masyarakat. Kegiatan yang berlangsung mulai pagi hingga waktu dzuhur ini mengambil tema “Khilafah Membawa Kebaikan Bagi Seluruh Bangsa”.

Acara dipandu oleh Ustadz Chusnurrohman, memberi kesempatan kepada Ananda Muhammad Fajar untuk membuka acara dengan tilawah ayat-ayat suci Al Qur’an.

Sebelum masuk ke acara inti, sambutan hangat disampaikan oleh KH. Abdul Aziz selaku sohibul bait. Dalam sambutannya beliau mengutip judul dari kegiatan “Multaqo Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah”, mengajak segenap peserta yang hadir untuk senantiasa menjaga dan mengikuti jalan Ahlu Sunnah wal Jama’ah.

Pemateri tunggal dalam Multaqo Ulama disampaikan oleh Kyai Bahron Kamal, Pengasuh Majlis Dzikir Wa Taklim Ihyaul Quluub, Singosari. Dalam mukadimahnya, Kyai Bahron Kamal, memaparkan kesalahan pemerintah memerangi ajaran Islam “khilafah” dengan mencabut BHP Hizbut Tahrir Indonesia. Beliau juga menyayangkan adanya pihak-pihak dari kalangan kaum muslim yang kemudian bersikap latah memusuhi ajaran khilafah. “Padahal sebagaimana Islam sebagai agama kebaikan sekaligus sumber kebaikan, maka Khilafah yang merupakan bagian dari ajaran Islam pasti membawa kebaikan juga”, tegas beliau.

Kyai Bahron dengan bagus menggambarkan kebaikan-kebaikan hasil diterapkannya sistem khilafah. Beliau memperkuat pemaparannya dengan dalil-dalil syar’i dari Alqur’an dan Hadist.

Tidak ketinggalan pula menjelaskan definisi, fungsi hingga contoh penerapannya yang dinarasikan dengan gamblang oleh kyai dari Singosari itu. Misalnya beliau memaparkan nilai kebaikan khilafah dengan tiga kategori:
1. Bagi negeri-negeri yang menjadi bagian dari wilayah daulah Khilafah
2. Bagi negeri-negeri yang dibebaskan
3. Bagi bangsa dan umat lain yang non-muslim. Masing-masing beliau uraikan secara rinci.

Sebagai penutup, Kyai Bahron menyampaikan hadits yang dinukil dari Musnad Imam Ahmad yang memuat bisyarah Rasulullah SAW tentang kembalinya Khilafah ‘ala minhajin nubuwah.

Beliau juga mengajak kepada segenap ulama kabupaten Malang untuk menjadi bagian dari perjuangan penerapan syariat Islam dalam bingkai Khilafah Rosyidah Islamiyah.

Di penghujung acara disampaikan testimoni oleh KH. Ridho’i. Beliau menyeru kepada seluruh peserta Multaqo Ulama untuk turut serta memperjuangkan tegaknya Khilafah. Hanya dengan Khilafah seluruh kewajiban dalam Islam bisa terlaksana.

Acara kemudian ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin oleh KH. Nasrullah Amin, kemudian disambung dengan ramah tamah.
Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan sholat dzuhur berjamaah dan bertindak sebagai iman adalah Kyai Bahron Kamal. (red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *