MULTAQO’ TOKOH UMAT DESA BAGAN DELI BELAWAN, Siap Menyatukan Umat dengan Khilafah

Belawan , (shautululama) – Majelis taqarub ilallah bersama tokoh dan ulama belawan kembali melaksanakan liqo tokoh dan ulama, (5/4). Bertempat di Masjid Nurul Hilal desa Bagan Deli Belawan.

Acara ini dihadiri beberapa ulama Belawan diantaranya Buya Ismail Zainal, Ust. Muhammad Ali S.H.I dan beberapa tokoh pemuda. Multaqo’ Ulama dan Tokoh Umat Belawan ini digelar akibat keresahan mereka terhadap perpecahan yang terjadi di tengah umat.

Multaqo’ Tokoh Umat Bagan Deli Belawan digelar Jum’at 05 April 2019, hasil kerjasama tokoh umat setempat dengan Majelis Taqorrub Ilallah. Desa Bagan Deli Belawan sangat terkenal di Belawan sebagai gudangnya aktivis Islam, karena banyak penggerak aksi umat seperti penutupan Sicanang, dll berasal dari sini.

Ustadz Abdi Wardana da’i Kota Medan, selaku moderator acara, membuka dengan menyampaikan problem umat akut saat ini yaitu keterpecahan umat. Acara kemudian dibuka oleh Shohibul Bait Ulama’ Karismatik Belawan Buya Ismail Zaenal dengan mengutip Firman Allah,  “Sesungguhnya Allah mewajibkan kita untuk berpegang pada tali agama Allah jangan berpecah belah”.

Selanjutnya Ustadz Drs. Musdar Syahban, Ulama’ Sumatera Utara, menyampaikan penyebab perpecahan umat karena aturan Islam tidak diterapkan dalam kehidupan. Hanya dengan khilafah yang bisa mewujudkan dan mempersatukan umat. Hal senada diungkapkan oleh Ustadz Muhammad Ali,  selaku Ustadz setempat. Beliau menanggapi kalau Khilafah memang sebuah kewajiban kaum muslimin.

Lalu Shohibul Bait Buya Ismail Zaenal memberikan hasil kesimpulan diskusi bahwa persatuan umat itu hanya bisa terwujud dengan Khilafah. Kegiatan ini dihadiri puluhan tokoh umat setempat seperti Mubaligh, Ustadz, Da’i dan Tokoh masyarakat Bagan Deli Belawan.

Begitu juga dihadiri Tokoh Umat dari luar seperti Pengusaha Masyarakat Tanpa Riba SUMUT, Da’i dan Ulama’ Medan dan Sumatera Utara, acara kemudian ditutup dengan doa dan foto bareng. (RA)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *