Multaqa Ulama Majenang Jateng, Sudah Waktunya Kembali Pada Syariat Allah

Majenang, Jateng (shautululama) – Di pagi hari yang cerah pada, Ahad 16 Februari 2020 Majenang, Alhamdulillah telah terlaksana Multaqa Ulama yang bertemakan “Khilafah Solusi Tuntas”. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB, aiawali dengan pembacaan tilawah Alquran yang dibacakan Qori Ustadz Hayan Hidayat, berjalan dengan penuh khidmat, kekeluargaan serta yang tak kalah pentingnya bernuansa thalabul ilmi.

Acara dipandu oleh Ustadz Wibowo, diawali dengan menerangkan kondisi kehidupan umat saat ini, diantaranya korupsi di Indonesia dan virus corona yang mematikan di China.

Sebagai pembicara, Kyai Muhsinin Al-Losari memaparkan fakta pertama bahaya virus di China yang dikutip dari CNN Indonesia. Korban meninggal akibat virus corona di seluruh dunia hampir mendekati 1.400 orang. Dari jumlah itu, enam di antaranya merupakan pekerja medis, termasuk dokter.

Sebanyak 1.716 petugas kesehatan terinfeksi virus mematikan itu. Sedangkan total yang terjangkit berjumlah 64.435 orang.

Dan fakta yang kedua tentang korupsi dimana Kyai Muhsinin menjelaskan, memasuki tahun 2020 publik dikagetkan dengan kasus korupsi Jiwasraya, suap (risywah) Komisioner KPU oleh kader parpol, dan Garuda. Juga masih ada dugaan tindak pidana korupsi yang belum tuntas seperti di Kemenperindag dan Kementerian Agama.

Lalu dari fakta yang beliau jelaskan, semua permasalahan di atas terjadi karena kita berpaling dari syari’at Allah swt. Dengan mengutip Al-quran

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (QS : Ath Tha-Ha, Ayat 124)

Karena dari itu beliau menyampaikan bahwa peran negara sangatlah penting, lalu negara seperti apa? Yaitu negara yang akan menerapkan seluruh syari’at Allah SWT secara kaffah tentu negara tersebut bernama Khilafah ‘alaa minhaajin nubuwwah.

Di akhir acara almukarom Kyai Muhsinin Al-Losari mengajak semua hadir untuk bersama-sama memperjuangkan tegaknya hukum islam secara kaffah bi iqomatil khilafah.

Karena hanya dengan khilafah seluruh problematika umat islam di manapun berada terselesaikan. Beliau juga mengingatkan ulama yang hadir, bahwa ulama mempunyai tanggung jawab yang besar dalam perjuangan penegakkan khilafah ‘ala min haj nubuwah.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …