Multaqa Ulama Cibinong, Haram Pilih Pemimpin Dzalim

Cibinong, (shautululama) – Haram pilih pemimpin dzolim anti islam menggema bersautan dari lisan mulia para Kyai, Ulama, Habaib dan Assatidz Cibinong yang hadir dalam acara Multaqo Ulama Ahlussunah wal Jama’ah di Majelis Nidaulhaq pimpinan Ustadz Widi Abu Fillah, Ahad 17-02-2019.

Para ulama dan habaib yang hadir diantaranya al Mukarom KH. Abdullah Arif alumni Hadramaut yang dipercaya mengasuh pondok yang cukup besar di Cilangkap. Hadir pula dalam kesempatan itu KH. Muhyiddin, Pimpinan Ponpes An-Nur, Pamijahan, Kyai Oyan Royani Pimp. MT. Nurul Huda, Ciriung, dari dzuriah nabi hadir dalam kesempatan itu al Habib Syami bin Musthofa Al Attas, Pimpinan MT Nurul Syafaat dan Habib Rafli Al Hasni, MT Nurul Syafaat, Ustadz Kamaludin MT Al Huda, Ustadz Mikrat Harahap, MT At-Taqwa Bojonggede, juga hadir para assatidz di sekitar Cilangkap.

Acara dibuka dengan pembacaan kalam ilahi, dilanjutkan pembacaan tahlil oleh Ustadz Taufiq Syarifudin dan Rawi Maulid Nabi dipandu oleh Ustadz Yanto, dan di lanjutkan dengan sambutan pembina Majlis Nidaulhaq al mukarom Ustadz Fajar ST. MM.

Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan selamat datang atas kehadiran para Kyai, Ulama, Asatidz dan Habaib yang selama ini Istiqomah mendukung dakwah islam kaffah.

Dalam penyampaian materinya al Mukarrom KH. Muhyiddin mengungkap beberapa point penting terkait problematika umat saat ini dan solusinya

KH Muhyiddin mengajak ulama untuk bersama sama menangkal ide sekulerisme yang menyebabkan umat memisahkan agamanya dalam urusan politik, ekonomi dan pemerintahan.

Lanjut beliau, berpesan kepada para ulama untuk terus menyadarkan umat agar kembali menerapkan islam secara kaffah supaya negeri Indonesia ini segera terwujud negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

Seruan untuk memilih pemimpin bertaqwa yang siap menerapkan hukum-hukum islam beliau sampaikan dengan tegas, kalau cuma ganti pemimpin tanpa ganti sistem, Indonesia akan tetap dalam keadaan terpuruk dan akan semakin terpuruk.

Dalam kesempatan itu Habib Syami bin Mustofa al Attas berpesan agar kita semua menyiapkan diri dengan memperbaharui terus kecintaan kita kepada Allah SWT dan Rasul SAW, untuk menyambut tegaknya janji Allah SWT dan bisyarah Nabi SAW. yaitu Kekhilafahan Rasyidah ‘ala minhajin Nubuwah.

Kyai Oyan Royani menyampaikan bahwa kita tidak bisa tinggal diam, kita harus segera ganti pemimpin, pilih pemimpin yang pro ulama, dan saya siap mengaji dan siap mengikuti arahan politik Hizbut Tahrir.

Ustadz Mikrat Harahap, sebagai ustadz pendatang di Bojong gede menyampaikan bahwa dakwah sunatullohnya harus ada tantangan, hambatan, cobaan untuk mencapai maqom dakwah yang lebih tinggi. Kita harus berani melawan kedzoliman penguasa, jangan pilih pemimpin ingkar janji, jauhi penguasa yang demikian. Saya salut dengan Hizbut tahrir yang istiqomah memperjuangkan syariah sehingga saya faham wajbnya khilafah.

Acara ditutup dengan pembacaan do’a oleh al Habib Rafli al Hasni. (red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *