Multaqa Ulama Aswaja Probolinggo: Khilafah Solusi Bukan Ancaman

Probolinggo, Jatim (shautululama) – Ahad, 12 Januari 2020, bertempat di Musholla “BAITUL HAMDI”, Alhamdulillah telah terselenggara acara MULTAQA ULAMA’ AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH PROBOLINGGO yang dimulai pukul : 13.30 s/d 15.30, dan telah dihadiri beberapa Ulama, Kyai, tokoh masyarakat Kabupaten Probolinggo serta para Muhibbinnya.

Acara ini dipandu langsung oleh Shohibul fadhilah Al Mukarrom Kyai A. Nur Rahmad. Beliau menyampaikan bahwa segala problematika umat saat ini akan mampu diselesaikan dengan sempurna jika umat segera kembali pada penerapan syariah kaffah, melalui institusi warisan Rasulullah yakni khilafah.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Ust. Ismail pengasuh Majelis Ta’lim Al-ma’ani, selaku shohibul bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ‘Alim, Ulama’, kyai, ustadz, tokoh masyarakat, serta para jama’ah, yang hadir pada acara tersebut.

Beliau berharap semoga dengan bertemunya para ‘Alim, Ulama, Kyai di tempat ini memberikan pencerahan kepada umat sehingga umat berjalan di muka bumi ini sesuai dengan keinginan Allah SWT.

Beliau juga menyampaikan bahwa sudah saatnya ummat kembali menjadikan aturan aturan Allah yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pegangan dan pedoman untuk menyekesaikan segala problematika yang dihadapinya, baik dalam urusan individu, berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut menurut “Beliau” harus dibuktikan dengan kesediaan kita untuk mengamalkan dan memberlakukan syariah-Nya secara kâffah dalam semua aspek kehidupan kita.

Jika syariah Islam diterapkan secara kâffah, tentu keberkahan akan berlimpah-ruah memenuhi bumi. Karena penerapan hukum Islam atau syariah Islam secara kâffah adalah wujud dari ketakwaan yang sesungguhnya.

Ketakwaan pasti akan mendatangkan keberkahan, sebagaimana firman-Nya:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Artinya : Andai penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan membukakan untuk mereka keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) sehingga Kami menyiksa mereka sebagai akibat dari apa yang mereka perbuat QS. al-Araf ayat : 96

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Ustad Ishaq, Pengasuh Majelis Ta’lim Qur’ani, menyatakan bahwa di dalam islam ada pembahasan terkait penjagaan perbatasan daerah suatu negara, dan Rasulullah pernah menegaskan bahwa orang yang tidak tidur untuk menjaga perbatasan negara maka mata itu tidak akan tersentuh api neraka. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga perbatasan.

Negeri kita juga harus menjaganya dari segala penyerangan. Dan menyerang orang yang menyerang itu lebih wajib, dari pada perang dengan negara lain, bahkan sholat bisa dilakukan bergantian jika dalam kondisi bahaya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kita perlu mengingatkan penguasa sebagai bagian dari amar ma’ruf nahi munkar untuk kembali pada penerapan islam kaffah termasuk masalah menjaga perbatasan wilayah negara.

Acara ini juga dihadiri oleh :
1. Gus Zen Pengasuh Majelis Ta’lim Nurul Fikri
2. Ustad Ismail, Pengasuh Majelis Ta’lim Ma’anil Qur’an
3. Ustad Ishaq, Hafidul Qur’an
4. Ustad Andi Nurrahmad, tokoh masyarakat kabupaten Probolinggo
5. Tokoh masyarakat Probolinggo

Acara diakhiri tepat pukul 15.30 dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Kyai A. Nur Rahmad, dan alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan lancar serta penuh kekeluargaan.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *