Multaqa Ulama Aswaja Pasuruan: Khilafah Solusi Tuntas Segala Problematika Ummat

Pasuruan, (shautululama) – Ahad 05 Januari 2020, Alhamdulillah telah terselenggara acara Multaqo’ Ulama Aswaja Pasuruan bertempat di musholla Baitus Silmi Pasuruan.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB. Dipandu oleh Ust. Syukron Hadi selaku pembawa acara.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Kiyai Ahmad Sukirno dalam sambutan nya selaku shohibul bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Ulama, kiyai, Ustadz, tokoh masyarakat serta para jamaah yang hadir pada acara tersebut.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Ustadz Taokhid dalam tausyiyahnya membacakan tafsir surah An Nur ayat 55. Dengan gaya dan ciri khasnya, yakni menggunakan makna jawa ala pesantren. Para jama’ah pun mendengar beliau dengan begitu khidmat.

Menurut beliau bahwa janji Allah untuk menegakkan kembali khilafah yang kedua pasti terwujud. Ini bisa di lihat pada kalimat ليستخلفنهم. “Dalam kalimat tersebut ada lam taukid dan nun taukid, ini membuktikan bahwa Allah pasti dan pasti akan menunaikan janjinya. Yakni menegakkan kembali khilafah. Dan Allah tidak mengingkari janji. ان اﷲ لا يخلف الميعاد.” Tambah beliau.

Namun umat harus beriman dan beramal sholih agar janji itu terwujud. Karena sebelum kalimat ليستخلفنهم في الاءض ada kalimat امنوا وعملواالصالحات. Tentunya amal sholeh yang di maksud disini adalah yang mengantarkan pada terwujudnya janji tersebut. Yakni berjuang dan berdakwah untuk tegaknya syariah dan khilafah

Shohibul fadhilah Al mukarrom Ustadz Fuad Sya’ban menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di jakarta selain di sebabkan oleh masalah irigasi juga di sebabkan oleh kemaksiatan-kemaksiatan yang tampak. Seperti Seks bebas, miras, gaul bebas dalam perayaan tahun baru yang didiamkan menjadi sebab turunnya bencana. Rasul pernah bersabda

“مَا مِنْ قَوْمٍ يُعْمَل فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي، هُمْ أعَزّ وَأَكْثَرُ مِمَّنْ يَعْمَلُهُ، لَمْ يُغَيِّرُوهُ، إِلَّا عَمَّهُمُ اللَّهُ بِعِقَابٍ”

Tidak sekali-kali suatu kaum yang dilakukan perbuatan maksiat di kalangan mereka, sedangkan kaum itu lebih kuat dan lebih berpengaruh (lebih mayoritas) daripada orang-orang yang berbuat maksiat, lalu mereka tidak mencegahnya, melainkan Allah akan menimpakan siksaan kepada mereka secara menyeluruh. (HR. Ahmad)

“Tentunya segala bentuk maksiat yang mengakibatkan bencana itu tidak bisa hilang kecuali dengan di tegakkannya syariah dan khilafah. Tidak mungkin hilang jika masih menerapkan selain syariah. Tidak mungkin hilang jika sistemnya demokrasi. Karena sejatinya demokrasilah yang menyuburkan kemaksiatan” pungkas beliau.

Pembicara terakhir Al Mukarrom Ustadz Eko mengingatkan pada jamaah bahwa selain bencana alam di negeri kita juga terancam bencana ekonomi. Sehingga menurut beliau krisis multidimensi ini harus segera dicarikan solusinya, dan satu satinya solusi yang mampu menyelesaikan segala persoalan ummat ini, adalah penerapan syariat islam secara menyeluruh dibawah institusi khilafah

Acara ditutup dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Ust. Muslimin pada pukul 11.00, acara berjalan dengan penuh keakraban dan kekeluargaan

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *