Multaqa Ulama Aswaja Pasuruan, Khilafah Ajaran Islam Yang Wajib Ditegakkan

0
525

Pasuruan, (shautululama) –  Sabtu, 04 Januari 2020, bertempat di Masjid Al Hamidy Pasuruan, Alhamdulillah telah terselenggara acara Multaqa Ulama Aswaja Pasuruan yang dimulai pukul : 19.30.

Acara ini dipandu oleh : Ust. Muslim Zainulloh, S.Pd. diawali dengan pembacaan do’a istighosah yang dipimpin oleh Al Mukarrom Ust. Abd. Rozaq, S. Pd.l

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Dalam kesempatan yang mulia tersebut Shohibul fadhilah Al Mukarrom Gus Huda Adlany, S. Ag. selaku shohibut bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ‘Alim Ulama’, Kiyai, Ustadz, tokoh masyarakat, serta para jama’ ah, yang hadir pada acara tersebut.

Beliau juga menyampaikan bahwa kondisi ummat islam saat ini kondisinya jauh dari apa yang digambarkan oleh Allah di dalam Al qur’an yakni sebagai “khoiru ummah” (sebaik baik ummat).
Allah SWT. Berfirman :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ…

Artinya: “Adalah kamu sebaik-baik umat yang diutus untuk manusia menyuruh berbuat baik (ma’ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar dan beriman kokoh kepada Allah…”


Tapi kenyataannya saat ini, ummat islam tengah berada pada posisi dan kondisi, yang bertolak belakang dari apa yang Allah gambarkan dalam Al Qur’an.

Beliau mencontohkan bagaimana kondisi kaum muslimin yang ada di Rohingnya dan di uighur yang saat ini, sedang mengalami berbagai penyiksaan dari rezim china.

Kenapa hal ini bisa terjadi, karena ummat islam tidak punya junnah (perisai), yakni khilafah, yang akan siap melindungi kaum muslimin.

Rasulullah Saw. bersabda:

إِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ …… [رواه البخاري ومسلم]

“Sesungguhnya seorang imam itu [laksana] perisai. Dia akan dijadikan perisai, dimana orang akan berperang di belakangnya, dan digunakan sebagai tameng…. .” [Hr. Bukhari dan Muslim]

Oleh karena itu, menegakkan khilafah bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan bagi kaum muslimin.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom gus Rohibni Bashri dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa jangan takut mendakwahkan khilafah karena khilafah adalah ajaran islam, yang dengan tegaknya seluruh hukum hukum Allah akan mampu diterapkan secara kaffah.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Kiyai Muhammad Bajuri menyampaikan Bahwa para Ulama ahlussunnah telah sepakat bahwa menegakkan khilafah adalah kewajiban bagi seluruh kaum muslimin bahkan menegakkan khilafah merupakan “tajul furud” mahkota kefarduan, yang dengannya syariat islam akan mampu diterapkan secara kaffah.

Hadir dalam acara ini :
1. Gus Rohibni Bashri (Pengasuh Madin Nurul Masud Rembang Pasuruan)
2. Kiyai Romli Abul Wafa (Pengasuh Majelis Taklim Darul Hijrah Pasuruan) ,
3. Ust. Muslim Zainulloh (Pengasuh Majelis Taklim Baitul Muslimin Pasuruan)
4. Kiyai Muhammad Bajuri (Pengasuh Majelis Taklim Darun Nafais Rembang Pasuruan)
5. Gus Fauzan Bashri (Pengasuh Majelis Ta’lim Bani Salim orobulu Rembang Pasuruan)
6. Gus Huda Adlany Pengasuh Majelis Taklim Al Hamidy Kalisat Rembang Pasuruan)
7. Ust. Musyaffak (tokoh pasuruan)
8. Ust. Umar Faruq
dan masih banyak tokoh lainnya.

Acara diakhiri tepat pukul 21.30. dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Al Mukarrom Kiyai Romli Abulwafa, acara berjalan dengan baik dan lancar serta penuh kekeluargaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here