Multaqa Ulama Aswaja Pamijahan, Kab. Bogor, Khilafah Mensejahterakan, Kapitalisme-Demokrasi Menyengsarakan

Pamijahan Bogor, (shautululama) – Para ulama, ustadz dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Jumat tanggal 4 Oktober 2019 berkumpul dalam sebuah acara Multaqo Ulama Ahlussunah Waljamaah membicarakan kondisi ummat terkini yang kebetulan masih dalam spirit Muharram.

Pada kesempatan itu yang hadir diantaranya Kiyai Muhyiddin selaku Tuan Rumah, Ustad Ahmad Kosasih dari Kp. Kalapa Cibungbulang pimpinan Majelis Taklim As Sholihin, Ustad Iskandar dari Ponpes Liwa Al Makmur Cibening, Ustad Aneng Pimpinan Ponpes Raudhatul Falah Gunung Bunder, Ustad Aceng S selaku Ketua RW, dan KH Sayuti selaku Tokoh Kasepuhan dan Dewan Penasihat Masjid An Nur.

Bertempat di Masjid An-Nur, Kaung Gading, Pamijahan, Bogor, acara dibuka oleh Ustad Iskandar, lalu dilanjutkan oleh Kyai Muhyiddin. Pada kesempatan itu Kyai Muhyiddin menyampaikan,

“Sebelum proses hijrah Rasul senantiasa berdoa kepada Allah dengan kalimat perbaiki kondisiku (ummat Islam) dan segala sesuatu yang akan datang kepadaku dengan menjadikan aku mempunyai kekuasaan yang menolong (daulah Islam), dalam kitab Fathul Bari karangan imam Ibnu hajar Al Haitami”, terang Kyai Muhyiddin.

Beliau menegaskan, “kepemimpinan yang menolong itu adalah khilafah yang sudah terbukti mensejahterakan ummat ini, sedangkan demokrasi malah menyengsarakan. Kita lihat kerusuhan di Wamena Papua, kriminalisasi ulama, dan kenaikan BPJS ini semua menunjukan demokrasi menyengsarakan ummat. Sedangkan dalam Khilafah ummat itu bersatu, kesehatan terjamin dan sangat sangat memuliakan Ulama”.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *