Multaqa Ulama Aswaja Mataraman Jatim, Tahun Baru Hijriyah Saatnya Kapitalisme dan Komunisme Lengser dari Panggung Perabadan

Magetan, Jatim (shautululama) – Puluhan ulama dan masyayikh Aswaja Mataraman Jumat/11/9/20, berkumpul dalam acara multaqa secara daring. Kyai Anwar Sanusi sebagai raisul multaqa memandu acara dengan antusias dan gayeng. Kyai Qutub Amrullah sebagai shahibul hajjat menekankan kepada para alim tidak boleh diam dan berpangku tangan, meski reziim terus-menerus memberikan tekanan dan kriminalisasi ajaran Islam dan para pengembanya.

Kyai Abu Syamil Penasehat Multaqa pun secara lugas menegaskan bahwa Islam sebagai ideologi siap menggantikan peran kapitlisme demokrasi dan komunisme yang gagal merespon pandemi. Beliau berpesan agar para ulama wajib menyibukkan diri dan memperhatikan perkembangan politik internasional. Sebab alih-alih negara adidaya menyeselesaikan maslah covid, justru mereka malah memperkuat intrik politik dan perang dagang.

Sementra KH. Suhandoko Ulama dari Karangrejo Magetan dengan lantang menyatakan Khilafah adalah ajaran Islam. Bahkan para ulama ahlussunnah sepakat khilafah sebagai Taajul Furudl – mahkota kewajiban. Khilafah bagian terpenting min ahanmil wajibat ajaran ahlussunnah. Sudah selayaknya rezim menghentikan jualan narasi radikalisme.

Sedangkan Kyai Kadi Pengasuh Jamaah Yasin Prandon Ngawi memperingatkan dalam menghadapi Pilkada yang akan datang, ummat harus semakin cerdas. Jangan banyak berharap perubahan didapatkan dari pilkada. Ummat ini sesuai pesan Kanjeng Nabi saw, laa yuldahu al mukminu fii juhri wahidin marrotain. Tidak boleh orang-orang mukmin terperosok lubang biawak dua kali.

Di penghujung acara multaqa, dai Muda Gus Ilham, memastikan bahwa Jejak Khilafah di negeri ini begitu nyata. Film JKDN sungguh mampu menyedot perhatian publik hingga ini jadi momentum menaikkan posisi diskursus khilafah pada level yg lebih tinggi.

Akhirnya forum multaqa ditutup dengan doa, Kyai Sakim Abu Hafidz menyampaikan pernyataan ulama sebagai kalimah akhirah. Dalam pernyataan itu poin utamanya adalah sudah waktunya ummat bangun tidur dari keterbelengguan demokrasi sekuler yang terbukti gagal mengantarkan negeri ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …