Multaqa Ulama Aswaja Lumajang: Penghina Nabi Muhammad Saw. Harus Bertaubat dan Dihukum

Lumajang, Jatim (shautululama) – Sabtu, 7 Desember 2019, Alhamdulillah telah terselenggara Multaqa Ulama Aswaja Lumajang, Jatim, bertempat di Masjid Umar Bin Khottob Lumajang.

Hadir dalam acara tersebut, Para Kyai, Ustadz, tokoh masyarakat, antara lain: Ustdz Idris, Ustadz Asnawi, Ustadz Miskadi, Ustadz Zainul dll.

Acara diawali dan dipandu langsung oleh Ustad Anang Ma’shum tepat pukul 18.00.

Dalam kesempatan yang mulia tersebut shohibul fadhilah al mukarrom Ustad Abu Ibrohim NH, selaku shohibul bait menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tokoh, ‘Alim Ulama, Kyai, ustad, tokoh masyarakat serta para jama’ah yang telah hadir pada acara tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa hadirnya Nabi Muhammad Saw, ke muka bumi ini merupakan rahmat dari Allah SWT, untuk hamba-hamba-Nya. Beliau Saw adalah pilihan di atas pilihan sebagaimana riwayat dari watsilah bin asqo’ dalam riwayat muslim nabi saw bersabda :

ان الله اصطفى كنانة من ولد اسماعيل واصطفى قريشا من كنانة واصطفى من قريش بني هاسم واصطفني من بني هاشم

Artinya : sesungguhnya Allah telah memilih kinanah dari kalangan anak cucu ismail AS. dan Allah telah memilih Quraisy anak cucu kinanah dan Allah telah memilih dari quraisy bani hasyim dan Allah memilihku dari bani Hasyim (HR muslim)

Lanjut beliau, Rasulullah Saw juga lebih utama dari seluruh para anbiyaa’ alahissalaam sebagaimana dalam hadits muttafaq alaih

فضلت على الانبياء بست اعطيت جوامع الكلم ونصرت بالرعب واحلت لي الغنائم وجعلت لي الارض طهورا و مسجدا وارسلت الى الخق كافة وختم بي النبيون

Artinya : aku diutamakan di atas para nabi dengan 6 keutamaan 1 aku di beri jawaami’ul kalim (kalimat yg ringkas namun mencakup banyak hal) 2. Aku di beri pertolongan dengan arru’b (rasa gentar dari musuh untuk menyerangku) 3. di halalkan bagiku harta ghanimah (sebelumnya ghanimah di haramkan bagi nabi-nabi sebelum beliau) 4. dan seluruh permukaan bumi di jadikan untukku suci (sarana untuk bersuci) dan sebagai tempat sholat ( masjid) 5 aku di utus untuk seluruh manusia 6 dan aku di jadikan sbgai penutup para nabi (متفق عليه)

Kemudian beliau menjelaskan hukuman bagi orang yang melecehkan dan merendahkan Nabi saw. Sebagai penutup beliau menyampaikan bahwa penistaan agama seperti menghina nabi Saw. dan islam akan senantiasa ada selama sistem yang diterapkan masih memberi ruang untuk itu. Oleh karna itu, sistem yang ada sekarang perlu diubah dengan sistem yang bersumber dari al Quran dan as Sunnah.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Ustad Asy’ari, memaparkan bahwa ummat islam harus berusaha agar penghinaan dan pelecehan kepada Baginda Nabi Muhammad Saw. Dan kepada islam tidak terjadi lagi, bagi mereka para penghina Nabi Saw. Sudah selayaknya mereka dihukum dan diminta segera bertaubat. Ummat tidak boleh rela kalau nabinya dihina dan dilecehkan padahal sudah jelas kemulyaannya dari kelahiran maupun akhlaqnya. Bahkan orang-orang yang menyakiti mendapat ampunannya. Sepantasnya hukuman mati bagi yang menghinanya”, tegas beliau.

Pukul 20.00, acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpim oleh Ustad Abu Firosy dan dilanjutkan dengan acara foto bersama. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, penuh keakraban dan kekeluargaan, walau di akhir acara dalam keadaan pemadaman lampu.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *