Multaqa Ulama Aswaja Kota Tangerang Banten, Ulama Penggerak umat menuju tegaknya syariah dan khiĺafah

Kota Tangerang, (shautululama) – Sabtu malam (19/10), pukul 20.00-23.30, bertempat di Pondok Pesantren Nusaibah Binti Ka’ab, telah berlangsung multaqa ulama yang dihadiri 40 ulama terdiri dari para ustadz, guru ngaji dan tokoh masyarakat. Diawali ramah tamah dan makam malam, kemudian acara dipandu langsung oleh Ustadz. Ferry.

Setelah acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan basmallah, dilanjutkan dengan pembacaan Kalamullah oleh Ust. Fatha, membuat suasana bertambah tenang dan akrab.

Ust. Agus Lukman, pengasuh Pondok Pesantren Nusaibah Binti Ka’ab Kota Tangerang dalam sambutanya menyampaikan : “Kriminalisasi terhadap ulama, seperti yang dialami Habib Riziq, M. Sobri Lubis, KH. Ilyasa Mojokerto, dan menyerahkan Sumber Daya Alam, pemalakan kepada rakyat melalui BPJS adalah bentuk kedzaliman penguasa, saatnya Ulama Tangerang menjadi penggerak umat menuju Hijrah dari sistem demokrasi menuju Khilafah.”

Didaulat sebagai pembicara, Ust. Ihsan Ashari menyampaikan : ” Orang yang mendengar, akan tetapi tidak melaksanakannya, maka orang itu tuli. Al-Qur’an yang memberi kehidupan sudah seharusnya para ulama mengarahkan umat saat ini berpedoman kepada al-Qur’an dan as-sunah dalam bingkai khilafah.”

Dalam kesempatan ini, Prof. Hudhoro sebagai tokoh politik Kota Tangerang juga menyampaikan : “Negara yang sebenarnya untuk umat adalah Negara Khilafah Rosyidah Islamiyyah, bukan negara dalam bentuk sistem demokrasi atau komunis.”

Pada kesempatan ini juga, H. Hilman dari Birokrasi menyampaikan pandangannya : “Khilafah adalah sistem positif, saya harus bersama umat masuk ke dalam rumah perjuangan.”

Acara ditutup dengan pernyataan sikap Ulama Kota Tangerang yang dibacakan oleh Ust. Makhroji Pengasuh Majlis Ta’lim di masjid At-taubah Kota Tangerang, dan do’a penutup oleh Ust. Bahrudin.

 

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *