Multaqa Ulama Aswaja Kabupaten Bekasi, Hukum Seberat-beratnya Penghina Baginda Nabi Muhammad Saw

Bekasi, (shautululama) – Ahad, 11 Rabi’ul Tsani 1441 H bertepatan dengan 8 Desember 2019, telah terlaksana Multaqa Ulama Aswaja Bekasi yang dihadiri lebih dari 40 alim ulama, kyai dan ustad di Pondok Pesantren Tamrinus-Shibyan, Cikarang Bekasi, dengan mengambil tema “Kriminalisasi Khilafah sebagai Ajaran Islam dan Penghinaan Baginda Nabi Muhammad SAW”.

Tampil dalam Multaqa Ulama tersebut adalah KH. Muhammad Asrori Muzakki (Koordinator Forum Ulama Ahlussunnah wal Jamaah Bekasi) serta para ulama di antaranya KH. Mahmudin al Hafidz (Pengasuh Pondok Pesantren Tamrinus-Shibyan, Cikarang, Bekasi), KH. Ahmad Baidowi (Pimpinan MT Nurul Jannah Rawa Gebang Cikarang Timur), Ustadz Iyus Darius (Tokoh Cikarang Barat), Ustadz Haidir (Ulama Cikarang Barat) serta para ulama dan asatidz yang lainnya.

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom KH. Mahmudin Al Hafidz dalam sambutannya selaku shohibul bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Ulama, kiyai, Ustadz, tokoh masyarakat yang hadir pada acara ini. Beliau mengajak bershalawat atas Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan kemudian menyampaikan silsilah keluarga beliau yang masih ada keturunan dari KH. Djahari (Ulama Pejuang Bekasi) sebagai cicitnya.

KH. Muhammad Asrori Muzakki (Koordinator Forum Ulama Ahlussunnah wal Jamaah Bekasi) mengawali dengan pembahasan keutamaan mencintai Nabi Muhammad Saw diatas kecintaan kepada orang tua, anak dan semua manusia merupakan sebuah kewajiban. Rasulullah Saw bersabda

عنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (رواه البخاري و مسلم و أحمد، و إبن ماجه و النسائي و الحاكم والبيهقي، و إبن حبان)

Dari Anas Bin Malik berkata : Rasulullah Saw bersabda: “tidak sempurna Iman salah seorang dari kalian sampai ia menjadikan aku lebih dicintai daripada orang tuanya, anaknya dan segenap manusia (HR. Bukhari dan Muslim).

Adanya penghinaan, pencelaan kepada baginda Nabi Muhammad SAW termasuk adanya kriminalisasi terhadap ajaran dan simbol-simbol Islam ini disebabkan karena kaum muslim tidak memiliki al-imam atau khalifah yang berkewajiban untuk melindungi ajaran dan Umat Islam. Rasulullah saw bersabda :

الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

Imam (khalifah/kepala negara) adalah perisai; rakyat akan berperang di belakangnya dan dia akan dijadikan sebagai tempat berlindung (HR Muslim).

Ustadz Iyus Darius ( Tokoh Cikarang Barat ) menyampaikan tentang keperihatinan atas penghinaan terhadap baginda Nabi Muhammad SAW, dan ikut memberikan pernyataan bahwa adanya Khalifah merupakan kebutuhan yang penting sebagai perlindungan bagi kaum muslimin. Dan sudah seharusnya pemerintah sekarang mendukung dakwah khilafah, bukan dengan menghalanginya.

Suasana Multaqa Ulama dipenuhi rangkaian pertanyaan dan tanggapan dari para alim ulama terkait kasus penghinaan baginda Nabi Muhammad SAW dan urgensitas tegaknya Khilafah. Sehingga waktu berjalan tidak terasa hingga mendekati zhuhur.

Multaqa Ulama berlangsung dengan penuh kekeluargaan diakhiri dengan doa, photo bersama dan ramah tamah antara peserta.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *