Multaqa Ulama Aswaja Jember, Kutuk Kebiadaban Rezim Komunis China

Jember, Jatim (shautululama) – Rabu malam, 8 Januari 2020 Forum Multaqa Ulama Aswaja Jember dilaksanakan di PP Al-Fattah Jember. Forum Multaqa Ulama tersebut membahas soal muslim Uighur yang mengalami penindasan oleh rezim komunis China selama bertahun-tahun.

Acara dimulai dengan pembacaan Shalawat Asyghil oleh para Kyai dan para Ustadz yang hadir pada malam itu.

Sebagai pengantar acara Multaqa, Ustadz Bachruddin memaparkan kondisi muslim Uighur yang hingga kini mengalami penindasan oleh rezim komunis China.

Selanjutnya, Ustadz Izzat Muttaqin sebagai pembicara pertama menyampaikan bahwa sebagai seorang muslim adalah suatu keharusan untuk merasakan penderitaan kaum muslimin etnis Uyghur yang ditindas rezim China. Ustadz Izzat juga menyampaikan bahwa, berdo’a saja tidak cukup untuk menolong muslim Uyghur dari kekejaman China.

“Muslim Uyghur adalah saudara kita, mereka ditindas oleh China. Maka tidak cukup kita hanya berdo’a saja, kita harus berjuang untuk menolong mereka, bagaimana caranya? Ya dengan menegakkan Khilafah. Dengan Khilafah muslim Uyghur akan bisa dibebaskan dari penindasan itu” kata Ustadz Izzat Muttaqin

KH. Muhammad Bachri yang juga merupakan tokoh sepuh masyarakat Jember menjadi pembicara kedua pada forum Multaqa Ulama tersebut. KH. Bachri menyampaikan bahwa, kita harus terus menyampaikan kepada penguasa negeri ini bahwa apa yang dilakukan rezim China itu adalah sebuah kezhaliman yang harus dihentikan.

“Kita harus selalu ingat bahwa muslim Uyghur adalah saudara kita juga. Pemimpin Indonesia juga muslim, harusnya mengecam dan meminta rezim China untuk menghentikan penindasan kepada muslim Uyghur” kata KH. Muhammad Bachri

Terakhir, pernyataan sikap Ulama Aswaja Jember terkait penindasan terhadap Muslim Uighur di Xinjiang China disampaikan oleh KH. Muhammad Yasin, pengasuh PP Al Fattah Jember.

Diantara isi dari pernyataan sikap tersebut yakni para Ulama Aswaja mengutuk dan mengecam kebiadaban rezim komunis China serta mendesak agar Jokowi sebagai penguasa Indonesia bersikap tegas berani mengambil sikap terhadap China.

“Ulama Aswaja mengutuk dan mengecam keras tindakan rezim biadab China yang telah memaksakan aqidah komunis kepada muslim Uyghur serta melakukan penyiksaan kepada muslim Uyghur” seru KH. Muhammad Yasin

“Pemerintah Indonesia pimpinan Jokowi, harus bersikap tegas. Putuskan hubungan diplomatik dengan China, usir Dubes China dari Indonesia, dan bela muslim Uyghur di forum-forum Internasional” lanjut KH. Muhammad Yasin.

Acara Multaqa Ulama Aswaja Jember ini diakhiri sekitar pukul 22.00 WIB. (aB)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *